Thursday, February 27, 2014

// // Leave a Comment

Download Ebook MUI : Penyimpangan Syiah

Penyimpangan Syiah


 Panduan Majelis Ulama Indonesia
Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah di Indonesia


Dr. (H.C) K.H. Ma’ruf Amin
Prof. Dr. Yunahar Ilyas, M.A.
Drs. H. Ichwan Sam
Dr. Amirsyah T, M.A.
Editor Ahli : Prof. Dr. Mohammad Baharun

Sambutan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia


Puji syukur ke hadirat Allah Subhaanahu wa Ta’ala atas segala rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Semoga shalawat dan salam selalu tercurahkan untuk Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam berikut para keluarga dan sahabatnya hingga akhir zaman.

Alhamdulillah kami ucapkan, atas berkat rahmat Allah Subhaanahu wa Ta’ala serta kerja keras Tim Penyusun, akhirnya Majelis Ulama Indonesia dapat menerbitkan Buku Panduan MUI tentang paham Syi’ah yang berjudul Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah di Indonesia setelah bekerja menyiapkan bahan-bahan, menyusun, dan merumuskan naskah buku ini selama kurang lebih enam bulan dalam beberapa kali pertemuan konsinyering yang intensif. Tim Penyusun bekerja sesuai amanat penugasan oleh Dewan Pimpinan MUI yang terdiri dari gabungan Komisi Fatwa dan Komisi Pengkajian MUI Pusat.

Buku panduan ini hadir sebagai jawaban dari permintaan lapisan umat Islam di Indonesia yang memohon kejelasan sikap Majelis Ulama Indonesia tentang paham Syi’ah yang belakangan mencuat lagi ke permukaan dalam skala nasional. Majelis Ulama Indonesia sebenarnya sudah sejak lama memiliki panduan bagi umat Islam dalam menyikapi paham Syi’ah di Indonesia baik melalui Rekomendasi Fatwa tentang paham Syi’ah pada tahun 1984, hasil Ijtima Ulama Indonesia tahun 2006 yang berisikan taswiyatul manhaj berdasarkan manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah dan 10 kriteria pedoman penetapan aliran sesat yang disahkan dalam forum Rakernas MUI tahun 2007.

Namun, kiranya beberapa panduan dasar keagamaan yang dihasilkan oleh MUI itu belum tersosialisasikan secara baik, sistematis, dan ilmiah untuk merespons tuntutan masyarakat Islam terkait munculnya suatu paham yang dinilai menyimpang dari ajaran Islam yang diyakini dan diamalkan oleh umat Islam di Indonesia. Oleh sebab itu, buku ini disusun untuk menjadi panduan bagi umat dalam memilah dan memilih paham keagamaan yang benar dan yang menyimpang. Mengingat peran dan fungsi MUI salah satunya adalah bertekad menangani secara serius dan terus-menerus setiap usaha pendangkalan agama dan penyalahgunaan dalil-dalil yang dapat merusak kemurnia dan kemantapan hidup beragama di Indonesia (lihat Himpunan Fatwa MUI, hlm.42).

Akhirnya, atas nama Majelis Ulama Indonesia, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Penyusun dan semua pihak yang telah membantu terbitnya buku panduan ini. Harapan kami, semoga buku panduan ini dapat membimbing umat Islam di Indonesia dalam menyikapi suatu aliran dan paham keagamaan agar terhindar dari upaya talbis (pencampuradukan) yang hak dan batil. Sehingga, umat dapat tenang dan tenteram menjalankan ajaran Islam berdasarkan garis panduan manhaj salafus shalih, yaitu aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Dengan demikian, diharapkan juga dapat memantapkan kerukunan dan menertibkan kode etik serta tata perilaku penyebaran suatu paham keagamaan yang tidak sesuai aqidah dan kultur umat Islam di Indonesia.


Jakarta, 04 Dzulqaidah 1434 H/10 September 2013


DEWAN PIMPINAN MAJELIS ULAMA INDONESIA


Ketua,




Prof. Dr. Yunahar Ilyas, M.A.
Sekretaris,




Dr. Amirsyah Tambunan, M.A.