Wednesday, March 05, 2014

// // Leave a Comment

Fatwa Banci Syiah Transgender

Fatwa Banci Syiah Transgender

Soal:Apa hukumnya melakukan operasi transgender dari pria ke wanita dan begitu pula sebaliknya?

Jawab:

Khomeini :
Dari dalil-dalil yang ada, transgender pria menjadi perempuan atau sebaliknya lewat operasi kelamin tidak haram.
(Tahrir al-Wasilah, 1417 Hq, cet 6, 2/626)


Khamenei :
Operasi kelamin sendiri pada dasarnya tidak ada larangan. Tapi dalam melakukannya harus memastikan tidak ada keharaman lain terkait masalah ini.
(Pesezhk va Aineh Ijtihad, 1375, cet 1, hal 91)

Makarem Shirazi:
Transgender itu ada dua bentuk:
1. Terkadang hanya perubahan lahiriah saja. Yakni, tidak ada perubahan pada alat kelamin yang ingin diganti. Yang terjadi adalah operasi lahiriah dan yang berubah hanya ada alat kelamin yang mirip dengan yang ingin diganti. Bila ini yang terjadi, maka hukumnya adalah haram dan harus ditingalkan. Bila ia menikah dengan perubahan semacam ini maka pernikahan itu haram dan batal serta harus dijatuhi hukuman syar’i.
2. Terkadang transgender itu hakiki. Yakni, yang dilakukan adalah operasi alat kelamin menjadi yang diinginkan dan yang seperti ini pada dasarnya dibolehkan.Tidak ada larangan syariat. Terlebih lagi ketika dalam banyak kasus pengaruh gender yang diinginkannya itu tampak pada dirinya. Tapi dikarenakan dalam operasi harus dengan memegang dan melihat, maka hal ini hanya diperbolehkan dalam kondisi darurat.
(Istiftaat, 1384, cet 1, 2/613-614, soal 1781)

Safi Golpaygani:
Bila diasumsikan operasi transgender dapat dilakukan dan terjadi, maka akan ada hukum-hukum terkait kondisi baru ini. Wallahu Alim.
(Istiftaat, ada pada unit Menjawab Pertanyaan Syar’i)

Fazel Lankarani:
Pada dasarnya tidak ada larangan dan bila hal ini terjadi maka hukum yang berlaku baginya adalah jenis kelamin yang baru.
(Istiftaat, ada pada unit Menjawab Pertanyaan Syar’i)

Nouri Hamedani:
Tanpa adanya kesiapan fisik yang menunjang maka tidak boleh.
(Hezar va Yek Masaleh feqhi, 1383, cet 2, 2/286, hal 926)

[Transgender dan Pendapat Ulama Syiah]

Kesimpulan :

Dari dalil-dalil yang ada, transgender pria menjadi perempuan atau sebaliknya lewat operasi kelamin tidak haram. Tapi dalam melakukannya harus memastikan tidak ada keharaman lain terkait masalah ini. Yaitu transgender itu hakiki Yakni, yang dilakukan adalah operasi alat kelamin menjadi yang diinginkan dan yang seperti ini pada dasarnya dibolehkan.Tidak ada larangan syariat. Terlebih lagi ketika dalam banyak kasus pengaruh gender yang diinginkannya itu tampak pada dirinya maka akan ada hukum-hukum terkait kondisi baru ini dan yang berlaku baginya adalah jenis kelamin yang baru dengan adanya kesiapan fisik yang menunjang.

Tanpa harus melihat apakah orang tersebut memiliki kelamin ganda atau tidak, namun hanya melihat dari sisi psikologisnya saja, yaitu pengaruh gender yang diinginkannya itu tampak pada dirinya.