Wednesday, March 05, 2014

// // Leave a Comment

Khomeini Syiah Yg Lancang

Khomeini Syiah Yg Lancang

Saya berani (Baca: Sotoy, Songong, Senga’, Lancang, serta Dungu) menyatakan bahwa bangsa Iran saat ini lebih baik daripada bangsa Hijaz pada masa Rasulullah SAWW atau masyarakat Kufah pada masa Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib dan Husain bin Ali a.s. Bangsa Hijaz pada masa Rasulullah SAWW, meskipun telah menjadi muslim, mereka tidak mematuhi Rasulullah.


Dengan berbagai dalih, mereka menolak untuk maju ke medan perang, sehingga Allah menurunkan ayat-ayat dalam Surah Al Taubah yang mengecam mereka dan menurunkan azab bagi mereka. Mereka sangat suka berbohong sampai-sampai Rasulullah -sebagaimana disebutkan dalam riwayat-mengutuk mereka di atas mimbar. Begitu pula rakyat Irak dan Kufah pada zaman Imam Ali dan Imam Husein. Mereka sedemikian buruk berperilaku terhadap Amirul Mukminin dan tidak mau mematuhinya, sampai-sampai keluhan Amirul Mukminin terhadap mereka terkenal dalam catatan sejarah. Kaum Irak dan Kufah juga melakukan pengkhianatan terhadap Sayyidusy-Syuhada Husain bin Ali a.s. sehingga terjadilah apa yang telah terjadi, yaitu pembantaian terhadap Imam Husain dan keluarga beliau di Padang Karbala. Mereka yang tidak menodai tangan mereka dalam peristiwa pembantaian itu adalah mereka yang lari dari medan perang atau duduk berdiam diri sehingga kejahatan sejarah itu terjadi.

[Surat Wasiat Politik Ilahiah Imam Khomeini]

Padahal Allah Ta'ala telah memberikan pujian-Nya terhadap para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam di dalam Kitab-Nya yaitu Al-Qur’an dengan pujian yang sangat mulia, sebagaimana yang telah Tanya Syiah goreskan pena mengenainya (Kemuliaan Shahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam) dengan judul Mulia Dengan Manhaj Sahabat Nabi [Goresan Pena Tanya Syiah Part 2]