Sunday, April 27, 2014

// // Leave a Comment

Transgender Transsexual Syiah Iran Tertinggi Kedua di Dunia [Goresan Pena Tanya Syiah Part 7]

Transgender Transsexual Syiah Iran Tertinggi Kedua di Dunia

Transgender Transsexual Syiah Rafidhah di negeri Iran cukup berkembang pesat dengan prestasi yang sangat membanggakan, bahkan ia (Iran negeri Syiah Rafidhah) merupakan negeri tertinggi kedua di dunia setelah Thailand dalam menyediakan surga bagi banci dan bencong Syiah Rafidhah yang hendak melakukan operasi Transgender Transsexual.

Mereka (Syiah Rafidhah Iran) telah menanamkan dalam dirinya sebuah perilaku yang dapat memicu berkembangnya hormon-hormon yang bertolak-belakang dengan gender yang dimilikinya, salah satunya adalah dengan membolehkan seorang laki-laki ataupun wanita untuk memakai pakaian lawan jenisnya.


Pendeta Syiah
Menit 00:33
Pakaian yang umum (biasa yang dipakai) antara pria dan wanita diperbolehkan untuk dipakai (oleh keduanya secara bertukaran) sedangkan pakaian khusus yang berkaitan dengan salah satu dari kedua gender tersebut, jika dipakai sementara, maka tidak mengapa.

[https://www.youtube.com/watch?v=csm-vE0TZNQ]

Oleh karena itu para Syiah Rafidhah merayakan pembunuhan Khalifah al-Imam Sayyidina ‘Umar bin al-Khattab Radhiyallahu ‘anhu dengan menari-nari serta mengenakan pakaian penari wanita.

Dan Tentara Syiah Nushairiyyah Fir’aun Bashar Assad as-Suryani pun tidak mau ketinggalan dalam berpesta pora dengan mengenakan pakaian wanita, setelah mereka mengusir dan membunuh kaum Muslimin di Suriah.



Tarian seksi dan strip yang dilakukan oleh pasukan Assad Suriah (pasukan rezim yang korup) di sebuah rumah yang penghuninya telah dibunuh atau diusir. Pasukan tersebut memakai bra dan celana dalam wanita serta menari-nari dengan memutar musik Arab sebagai latar belakangnya. Salah satu dari mereka menunjukkan helmnya ke kamera, dan di atasnya tertulis "Suriah Assad"

[https://www.youtube.com/watch?v=UYKKFmQvrr4]

Bahkan Khalifah al-Imam Sayyidina ‘Aliy bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu di dalam kitab Syiah Rafidhah menjuluki Syiah Kufah sebagai orang yang mirip laki-laki dan bukan laki-laki sungguhan,

وقال أمير المؤمنين
يا أشباه الرجال ولا رجال، حلوم الأطفال وعقول ربات الحجال، لوددت أني لم أركم ولم أعرفكم معرفة جرت والله ندماً وأعقبت صدماً.. قاتلكم الله لقد ملأتم قلبي قيحاً، وشحنتم صدري غيظاً، وجرعتموني نغب التهام أنفاساً، وأفسدتم علي رأيي بالعصيان والخذلان، حتى لقد قالت قريش: إن ابن أبي طالب رجل شجاع ولكن لا علم له بالحرب، ولكن لا رأي لمن لا يطاع نهج البلاغة 70، 71.
Amirul Mukminin Berkata -kepada syiah-,

Wahai orang yang mirip laki-laki dan bukan laki-laki sungguhan, otak anak-anak, akal kaum wanita. Sungguh aku mengharapkan seandainya aku tidak melihat dan mengenal kalian dengan pengenalan yang demi Allah meruncingkan penyesalan dan mengeraskan benturan. Semoga Allah memerangi kalian. Kalian telah memenuhi hatiku dengan nanah, memenuhi dadaku dengan kemarahan, mereguk keuntungan dari panasnya nafas kami, merusak pandanganku dengan kemaksiatan dan penelantaran, sehingga orang Quraisy berkata, “Sesungguhnya Ibnu Abu Thalib adalah seorang laki-laki pemberani, tetapi ia tidak mengetahui siasat perang. namun sesungguhnya tidak ada pendapat bagi orang yang tidak ditaati.

[Nahjul Balaghah 70-71]

Oleh karena itu, para Rawafidh (Syiah Rafidhah) yang berasal dari Iran negeri Syiah Rafidhah ketika tertangkap oleh Mujahidin kaum Muslimin di Suriah, terlihat termehek-mehek seperti orang yang mirip laki-laki dan bukan laki-laki sungguhan.


Tentara Syiah Rafidhah Iran termehek-mehek (Bencong) ketika tertangkap oleh Mujahidin Suriah.

[https://www.youtube.com/watch?v=z2aWl1tobCs]

Untuk memberikan jalan keluar atas fenomena kebencong-bencongan Syiah Rafidhah tersebut di atas, maka para pendeta Syiah Rafidhah pun telah mengeluarkan fatwa akan bolehnya melakukan operasi Transgender Transsexual.

Soal:Apa hukumnya melakukan operasi transgender dari pria ke wanita dan begitu pula sebaliknya?

Jawab:

Khomeini :
Dari dalil-dalil yang ada, transgender pria menjadi perempuan atau sebaliknya lewat operasi kelamin tidak haram.
(Tahrir al-Wasilah, 1417 Hq, cet 6, 2/626)

Khamenei :
Operasi kelamin sendiri pada dasarnya tidak ada larangan. Tapi dalam melakukannya harus memastikan tidak ada keharaman lain terkait masalah ini.
(Pesezhk va Aineh Ijtihad, 1375, cet 1, hal 91)

Makarem Shirazi:
Transgender itu ada dua bentuk:
1. Terkadang hanya perubahan lahiriah saja. Yakni, tidak ada perubahan pada alat kelamin yang ingin diganti. Yang terjadi adalah operasi lahiriah dan yang berubah hanya ada alat kelamin yang mirip dengan yang ingin diganti. Bila ini yang terjadi, maka hukumnya adalah haram dan harus ditingalkan. Bila ia menikah dengan perubahan semacam ini maka pernikahan itu haram dan batal serta harus dijatuhi hukuman syar’i.
2. Terkadang transgender itu hakiki. Yakni, yang dilakukan adalah operasi alat kelamin menjadi yang diinginkan dan yang seperti ini pada dasarnya dibolehkan.Tidak ada larangan syariat. Terlebih lagi ketika dalam banyak kasus pengaruh gender yang diinginkannya itu tampak pada dirinya. Tapi dikarenakan dalam operasi harus dengan memegang dan melihat, maka hal ini hanya diperbolehkan dalam kondisi darurat.
(Istiftaat, 1384, cet 1, 2/613-614, soal 1781)

Safi Golpaygani:
Bila diasumsikan operasi transgender dapat dilakukan dan terjadi, maka akan ada hukum-hukum terkait kondisi baru ini. Wallahu Alim.
(Istiftaat, ada pada unit Menjawab Pertanyaan Syar’i)

Fazel Lankarani:
Pada dasarnya tidak ada larangan dan bila hal ini terjadi maka hukum yang berlaku baginya adalah jenis kelamin yang baru.
(Istiftaat, ada pada unit Menjawab Pertanyaan Syar’i)

Nouri Hamedani:
Tanpa adanya kesiapan fisik yang menunjang maka tidak boleh.
(Hezar va Yek Masaleh feqhi, 1383, cet 2, 2/286, hal 926)

[Transgender dan Pendapat Ulama Syiah]

Kesimpulan :
Dari dalil-dalil yang ada, transgender pria menjadi perempuan atau sebaliknya lewat operasi kelamin tidak haram. Tapi dalam melakukannya harus memastikan tidak ada keharaman lain terkait masalah ini. Yaitu transgender itu hakiki Yakni, yang dilakukan adalah operasi alat kelamin menjadi yang diinginkan dan yang seperti ini pada dasarnya dibolehkan.Tidak ada larangan syariat. Terlebih lagi ketika dalam banyak kasus pengaruh gender yang diinginkannya itu tampak pada dirinya maka akan ada hukum-hukum terkait kondisi baru ini dan yang berlaku baginya adalah jenis kelamin yang baru dengan adanya kesiapan fisik yang menunjang.
Tanpa harus melihat apakah orang tersebut memiliki kelamin ganda atau tidak, namun hanya melihat dari sisi psikologisnya saja, yaitu pengaruh gender yang diinginkannya itu tampak pada dirinya.

[www.tanyasyiah.com/2014/03/fatwa-banci-syiah-transgender.html]


AyatusSyiah
Menit 01:25
Mari kita asumsikan bahwasannya seseorang cenderung ke arah jenis kelamin lainnya tetapi secara psikologis berbicara, tidak memiliki alasan untuk berubah menjadi jenis kelamin yang berbeda.

Bahkan dalam kasus ini, dari sudut pandang agama dan ini adalah pandangan umum di kalangan ahli fiqh (Syiah Rafidhah) orang tersebut diizinkan untuk menjalani operasi transgender dan pindah ke jenis kelamin lainnya, jika secara medis memungkinkan.

Menit 02:19
Perubahan dari seorang pria sehat tanpa adanya kecenderungan kepada jenis kelamin yang lain, maka operasi ini diperbolehkan dengan sendirinya

[https://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=DXpMMyChN2A]


Pendeta Syiah Spesialis Banci Syiah Iran

Sebuah keluarga berulang kali bertanya kepadaku dan mereka yang ingin memiliki perubahan jenis kelamin bertanya, apakah apa yang kita lakukan sesuai dengan hukum Islam? apakah yang kita lakukan adalah dosa? apakah ini dosa?

Khomeini telah membahas masalah ini mengenai mengubah jenis kelamin dengan penuh keyakinan. Dia menyatakan : itu bukan dosa. Perbuatan tersebut diperbolehkan, kecuali dinyatakan secara khusus dalam al-Qur'an bahwa perbuatan tersebut adalah dosa. Mengapa perzinahan salah satu dari tujuh dosa yang mematikan? Karena secara khusus dikatakan demikian dalam al-Qur'an. Karena tidak secara spesifik mengatakan bahwa perubahan jenis kelamin adalah dosa, oleh karena itu, kita tidak bisa menyebutnya sebagai dosa.

Poin kedua adalah, jika perubahan jenis kelamin Anda dianggap sebagai sebuah dosa, karena Anda mengubah tatanan/ciptaan Allah, maka, semua tugas sehari-hari kita akan dosa! Anda mengambil gandum dan mengubahnya menjadi tepung dan mengubahnya menjadi roti. Hal tersebut adalah perubahan! Anda menebang pohon dan membuat meja atau kursi, hal tersebut adalah perubahan dalam tatanan/ciptaan Allah. Ada ribuan hal yang kita lakukan sehari-hari mengenai perubahan dalam tatanan/ciptaan Allah. Mengapa itu tidak dianggap sebagai dosa? Jika ada pertanyaan tentang masalah ini, saya yang akan menghadapi (menjawab) mereka.

[https://www.youtube.com/watch?v=rf8hY8tSlYA]

Berikut adalah sebuah video dokumenter yang memvisualisasikan kisah nyata para banci dan bencong Syiah Rafidhah Iran dalam melakukan praktek operasi Transgender Transsexual.


"Diagnosis Transsexual"

Perubahan jenis kelamin termasuk perbuatan yang legal/sah di Iran sejak Ayatollah Khomeini, pemimpin spiritual revolusi kudeta Islam Syiah Rafidhah tahun 1979, yang telah mengeluarkan fatwa -pernyataan agama- mengesahkan/membenarkan mereka untuk “diagnosis transsexual” pada 25 tahun yang lalu.

Hari ini, Iran melakukan operasi ganti kelamin melebihi negara lain di dunia selain Thailand.

Pemerintah bahkan menyediakan sampai setengah biaya operasi bagi mereka yang membutuhkan bantuan keuangan. Dan perubahan jenis kelamin diakui pada akte kelahiran Anda.

"Islam Syiah Rafidhah memiliki obat untuk orang yang menderita masalah ini. Jika mereka ingin mengubah jenis kelamin mereka, jalannya telah terbuka," kata Hujatul Islam Syiah Rafidhah Muhammad Mehdi Kariminia, ulama pendeta agama yang bertanggung jawab untuk pergantian kelamin.

Dia mengatakan operasi ini tidak berdosa melebihi dari "mengubah gandum menjadi tepung untuk roti".
Namun aktivitas homoseksual masih dihukum dengan hukuman mati.

"Diskusi ini secara fundamental terpisah dari diskusi mengenai homoseksual. Sama sekali tidak terkait. Homoseksual melakukan sesuatu yang tidak wajar dan bertentangan dengan agama," kata Kariminia. "Hal ini jelas dinyatakan dalam hukum Islam kami bahwa perilaku seperti itu tidak diperbolehkan karena mengganggu ketertiban umum."

Operasi perubahan jenis kelamin

Dr. Mir-Jalali, seorang ahli bedah Paris yang terlatih, adalah spesialis terkemuka Iran dalam operasi perubahan jenis kelamin.

Dia mengaku telah melakukan lebih dari 450 operasi dalam 12 tahun terakhir.

Banyak pasiennya sedang berjuang untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan karena mereka tidak cocok dengan norma. Mereka melihat Dr Mir-Jalali sebagai penyelamat.

"Transsexual merasa bahwa tubuh mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka rasakan," katanya. "Apa pun yang Anda lakukan, psikiater, pil, penjara, hukuman, tidak ada yang dapat membantu".

[http://news.bbc.co.uk/2/hi/7259057.stm]

Di dalam kitab Syiah Rafidhah, mereka (Syiah Rafidhah) menyifati para Ahlul Bait dengan penuh kedengkian, yaitu menuduh Husain Radhiyallahu ‘anhu sebagai seorang bayi perempuan.

Transgender Transsexual Syiah Iran Tertinggi Kedua di Dunia

Abu ‘Abdillah as (Imam Shadiq) dalam menjelaskan firman Allah ‘Azza wa Jalla,

وَإِذَا الْمَوْؤُدَةُ سُئِلَتْ (8) بِأَيِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ (9)
“Apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya, karena dosa apakah dia dibunuh.”
[QS. At Takwiir : 8-9]

Ia (Imam Shadiq) berkata, Ayat ini diturunkan mengenai Husain bin Ali ‘alaihima Sallam.

[Kamil az-Ziyarat Hadits no.3 –Kitab Suci Syiah Rafidhah-]

Bahkan lebih dari itu, mereka (Syiah Rafidhah) saking terobsesinya dengan Transgender Transsexual, maka mereka menggambarkan/melukis wajah-wajah para Imam Syiah dengan wajah yang feminin dan berparas wajah seorang wanita.

Transgender Transsexual Syiah Iran Tertinggi Kedua di Dunia

Transgender Transsexual Syiah Iran Tertinggi Kedua di Dunia


Menit 00:10 – 02:43
Gallery Imam Syiah Rafidhah berwajah Wanita

[www.youtube.com/watch?v=ZeVjqtoeTwk]

Dan yang tak kalah menariknya lagi, mereka (Syiah Rafidhah) dengan khayalan tingkat tingginya menyatakan bahwa nantinya al-Qaim al-Masih ad-Dajjal Imam Mahdi al-Muntazhar Syiah Rafidhah akan mati mengenaskan yaitu disambit/ditimpuk/ditakol/dilempar dengan batu oleh seorang wanita yang berjenggot dan mirip laki-laki.

Dalam kitab Ilzam An-Nashib mengenai kesyahidan Imam Mahdi af. disebutkan seperti ini,
“Ketika sampai pada tahun tujuh puluh, wafatnya Imam Mahdi af. akan tiba.Seorang wanita bernama Sa’idah dari kaum Bani Tamim. Dialah yang akan membunuh beliauCiri-ciri wanita itu seperti orang laki-laki dan berjenggot.

Ketika Imam Mahdi af. melewati rumah wanita itu, ia membunuh beliau dengan melemparkan batu dari atap rumahnya. Ketika beliau wafat, Imam Husain as. mengurus pemandian, pengafanan dan penguburannya.”

[Alzam An-Nashib, hal. 190; Tarikh ma Ba’da azh-zhuhur, hal. 881 -Kitab Syiah Rafidhah-]

Oleh sebab itu sangatlah tidak aneh atas fenomena-fenomena tersebut di atas mengenai Transgender Transsexual Syiah Rafidhah Iran, dikarenakan di dalam budaya mereka (Syiah Rafidhah Iran) telah ditanamkan benih-benih yang memiliki sifat-sifat menyimpang dari fitrahnya.

Transgender Transsexual Syiah Iran Tertinggi Kedua di Dunia

Transgender Transsexual Syiah Iran Tertinggi Kedua di Dunia