Wednesday, May 07, 2014

// // Leave a Comment

Jaisy al Islam Jabhah al Islamiyyah

Jaisy al Islam Jabhah al Islamiyyah

Pertengahan 2011

Liwa al-Islam didirikan oleh Muhammad Zahran Allusy, putra seorang ulama berbasis Saudi yang bernama Syaikh Abdullah Muhammad Allusy, setelah pihak berwenang Suriah membebaskannya (Muhammad Zahran bin Abdillah Allusy) dari penjara pada pertengahan 2011 di mana dia telah menjalani hukuman atas aktifitas dakwah Salafi-nya.

Liwa al-Islam beroperasi terutama di daerah Damaskus sekitar Duma dan Ghuthah Timur.

[en.wikipedia.org/wiki/Jaysh_al-Islam]

Jaisy al Islam Jabhah al Islamiyyah

Operasi Liwa al-Islam

Jaisy al Islam Jabhah al Islamiyyah


Menit 01:20
Operasi Damaskus & Reef Damaskus
- Pembebasan Checkpoint Militer Shifonieh
- Pembebasan Checkpoint Militer Jembatan Misraba
- Pembebasan Pangkalan Militer Patura / Autaia
- Pembebasan Pangkalan Militer Komunikasi / Duma
- Menghancurkan 5 Helikopter di Airport Militer / Marj - el Sultan
- Membebaskan Resimen Militer Depot Perbaikan / Shifonieh
- Membebaskan Pangkalan Militer Baterai Pertahanan Udara / Rihan
- Pembebasan Kota Rihan
- Pembebasan Checkpoint Militer Nour Elsham / Harasta
- Pembebasan Jalan Gherbeh tempat Milisi Syiah / Sayyidah Zainab
- Menghancurkan Konvoi Militer Pasukan Rezim / Jalan ke Airport
- Bom (Crisis Directing Cell) di Gedung Staf Militer / Damaskus
- Menghancurkan Checkpoint Militer Shamdeen / Damaskus
- Menggagalkan upaya penyusupan / Barzah Dimsq
- Menyerang Markas Besar Intelijen Angkatan Udara / Aqraba
- Menembaki dengan rudal Markas Rezin di Damaskus
- Pertempuran Pembebasan Jobar dan Qaboun
- Menyerang Pangkalan Intelijen Rahasia Sana

Menit 07:50
Operasi Qishash al-‘Adl
- Pembebasan sejumlah Checkpoint Militer
- Pembebasan Checkpoint Militer Ibnu Sina
- Membebaskan Markas Otoritas Pembebasan Palestina
- Pembebasan Markas Besar Perumahan Militer
- Menjebak Brigade 39 & Resimen Kimia
- Melakukan pemboman Kamp tentara di Brigade 39
- Menghancurkan Konvoi bantuan untuk Brigade 39
- Pembebasan Checkpoint Militer Aladnan dan beberapa bangunan / Zamalka

Menit 10:35
Operasi al-Furqan
- Membebaskan Deir Salaman - Bilaliah & banyak desa lainnya

Menit 11:10
Kemenangan Pertempuran di bulan Ramadhan
- Pembebasan Pabrik Gas Cair
- Membebaskan Pabrik Keramik

Menit 11:55
Operasi Homs & Qalamoon
- Pembebasan Militer Airport Dab'aa
- Operasi Badai Qalamoon
- Pembebasan Checkpoint Militer Fakhokh

Menit 13:05
Operasi Aleppo & Badiyat asy-Syam
- Pembebasan Lapangan Minyak Thawra / Deir Ezzor
- Pembebasan Kota Hawiqa / Deir Ezzor
- Pembebasan Markas Militer Draihem / Aleppo
- Pembebasan Kota Sekhne
- Pembebasan Bendungan Teshreen

Menit 14:50
Operasi Sons of Aisha di Latakia & Pesisir
- Membebaskan Pesisir Desa

[https://www.youtube.com/watch?v=cTuRkVkjQ48]


Muhammad Zahran bin Abdillah Allusy

Ini adalah pertempuran antara al-haq dan al-bathil.
Ini adalah pertempuran antara Islam dan kekafiran.
Ini adalah pertempuran agama Allah dan tentara thaghut.

Allah ‘Azza wa Jalla berfirman :
الَّذِينَ آمَنُوا يُقاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ كَفَرُوا يُقاتِلُونَ فِي سَبِيلِ الطَّاغُوتِ
Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut [An Nisaa’ : 76]

Lihatlah, tentara syaithan telah dihancurkan oleh tembakan Mujahidin, segala puji hanya bagi Allah.

Allah memuliakan kita dengan apa yang kita tidak membayangkannya sama sekali bahwa Allah akan memberikan karunia.

Kemarin, kita menghadapi tank-tank musuh dan RPG kita rusak, sedangkan RPG yang tidak rusak tembakannya tidak berhasil mengenainya, apa hasilnya?
Hasilnya adalah bahwa Allah mengajarkan kita sebuah pengajaran bahwa Dia menginginkan sesuatu yang baik bagi kita, di mana hal tersebut bukanlah mengenai kekuatan semata yaitu bukanlah rudal kita, ranjau kita, peluncur roket kita atau tank kita yang berguna bagi kita, namun kemenangan adalah dari Allah.

Demi Allah yang tidak ada Illah yang berhak disembah selain Dia.
Bahwa tank-tank yang kita masuk ke (dalam tank-tank tersebut) hanya dengan menggunakan senapan dan mengambil alih dari tangan musuh meskipun RPG kita rusak.

Ini adalah pemberian dari Allah.
Kekuatan bukanlah dengan rudal ataupun tank-tank.
Kekuatan adalah dari Allah yang tidak ada sekutu bagi-Nya.
Kekuatan adalah dengan berdoa.
Kekuatan adalah dengan shalat malam.
Ketika Allah Tabaraka wa Ta’ala turun ke langit dunia di sepertiga malam terakhir dan berfirman :

هَلْ مِنْ سَائِلٍ يُعْطَى هَلْ مِنْ دَاعٍ يُسْتَجَابُ لَهُ هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ يُغْفَرُ لَهُ
“Adakah orang yang meminta, maka ia akan diberi. Adakah orang yang berdoa, niscaya akan dikabulkan. Adakah orang yang meminta ampun, niscaya akan diampuni dosanya.” [Muslim no.1263]

Hal tersebut adalah kekuatan, di sini Allah menempatkan kekuatan-Nya di bumi-Nya (Syam), di sini Allah menempatkan kekuatan-Nya pada hamba-Nya.

Di sini, di malam ini, musuh berkomitmen untuk membinasakan diri.
Hari ini, amunisi tank kita dan mereka telah habis, kita mendengar mereka meminta bantuan, mereka mengirim barisan kendaraan pasukan bantuan, kemudian melewati (ranjau), namun ranjau juga tidak meledak.
Allah membiarkan kita untuk menembaki barisan kendaraan pasukan bantuan tersebut dan memperoleh amunisi tank yang kita tidak bisa membelinya kecuali dengan uang.

Janganlah kalian mengira kalau hal tersebut adalah buruk bagi kalian, kita mengira bahwa barisan kendaraan pasukan bantuan tersebut adalah sebuah keburukan, akan tetapi Allah menjadikannya kebaikan kepada kita.
Aku harap kalian melihat Mujahidin kami yang berjalan di atas mayat orang-orang kafir, para penjahat yang menyembelih anak-anak kita.

Demi Allah yang tidak ada Illah yang berhak disembah selain Dia, bahwa Allah yang membunuh mereka, amunisi mereka adalah untuk kita, senjata mereka adalah untuk kita. Barisan kendaraan pasukan bantuan tersebut telah berhasil melewati (ranjau), ya, tapi itu adalah pemberian dari Allah (sebagai pengganti) peluncur roket kita yang telah rusak, Allah menunjukkan kepada kita bahwa Dia dapat memberikan tank-tank ini kepada kita.

Tidak ada kekuatan melainkan dari Allah.

[https://www.youtube.com/watch?v=0WXawmiuT5A]

18 Juli 2012

Liwa al-Islam mengaku bertanggung jawab dalam melaksanakan pemboman Damaskus pada tanggal 18 Juli 2012 yang menewaskan beberapa pejabat penting Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani :

- Jenderal Assef Shawkat - Wakil Menteri Pertahanan dan Ipar Presiden Bashar al-Assad - tewas.
- Jenderal Dawoud Rajiha - Menteri Pertahanan - tewas.
- Jenderal Hasan Turkmani - Asisten Wakil Presiden Farouk al-Sharaa dan mantan Menteri Pertahanan - tewas.
- Jenderal Hisham Ikhtiyar - Direktur Biro Keamanan Nasional - tewas.
- Jenderal Maher al-Assad - Adik Presiden Bashar al-Assad dan Komandan Garda Republik - terluka, dilaporkan dia kehilangan kakinya.
- Kolonel Hafez Makhlouf - Sepupu Presiden Bashar al-Assad dan Kepala Investigasi di Direktorat Keamanan Umum - terluka.
- Jenderal Mohammad al-Shaar - Menteri Dalam Negeri - terluka.
- Jenderal Mohammed Saeed Bekheitan - Sekretaris Asisten National Partai Ba'ath dan mantan Kepala Biro Keamanan Nasional - terluka.

Pelaku bom tersebut dilaporkan sebagai pengawal dari salah satu peserta meeting tersebut. Sementara pejuang mengklaim bahwa penyebab ledakan itu bukanlah bom bunuh diri, melainkan pejuang yang telah menyusup dan menanamkan bom di dalam gedung serta meledakkannya dengan remote dari lokasi yang jauh.

[en.wikipedia.org/wiki/18_July_2012_Damascus_bombing]

21 Agustus 2013

Ghuthah pada tanggal 21 Agustus 2013, telah terjadi serangan kimia selama perang sipil Suriah, ketika beberapa daerah yang dikuasai oleh pejuang atau daerah yang diperebutkan di pinggiran Ghuthah distrik Markaz Rif Dimashq yang berada di sekitar Damaskus, Suriah, dikejutkan oleh roket yang berisi bahan kimia sarin.

Jaisy al Islam Jabhah al Islamiyyah
Peta Serangan Kimia Ghuthah Agustus 2013 yang terkena dampak di sekitar wilayah (Ghuthah) : Hammuriyah, Irbin, Saqba, Kafr Batna, Mudamiyah, Harasta, Zamalka, Ain Terma, dan Jobar.

Kematian akibat Serangan Kimia :
Sedikitnya 281 tewas (Intelijen Perancis)
Sedikitnya 350 tewas (Dinas Intelijen Inggris)
355 tewas (di dalam 3 rumah sakit Pemerintahan Damaskus yang didukung oleh MSF)
394 tewas (NCF)
494 tewas (Kantor Media Damaskus)
502 tewas (SOHR)
635 tewas (SRGC)
928 tewas (VDC)
1.222 tewas (HRO East Ghouta)
1.300 tewas (SNC)
1.338 tewas (LCC)
1.429 tewas (Amerika Serikat)
1.729 tewas (FSA)

Cedera Non-Fatal :
3.600 pasien

[en.wikipedia.org/wiki/2013_Ghouta_chemical_weapons_attack]

Kemudian, Muhammad Zahran bin Abdillah Allusy mengajak kaum Muslimin untuk bergabung dengan Liwa al-Islam dalam melepaskan diri dari kepungan pasukan Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani yang telah melepaskan roket senjata kimia terhadap penduduk Ghuthah.


Menit 00:50

Kaum Majusi dari kalangan Rafidhah (Syiah) dan Nushairiyyah (Alawi) yang mengepung Ghuthah.

Mereka menyatakan bahwasannya hal ini untuk mencegah [berdirinya] daulah yang mirip dengan daulahnya bani Umayyah (Khalifah Umayyah).

Aku membawa kabar gembira bagi kalian wahai Rafidhah najis (Syiah), sebagaimana bani Umayyah menghancurkan kepala-kepala kalian di masa lalu. Penduduk Ghuthah dan Syam juga akan menghancurkan kepala-kepala kalian sebentar lagi.

Mereka akan memberikan kalian adzab yang pedih di dunia ini sebelum Allah memberikan kalian adzab yang pedih di hari kiamat.

Wahai Rafidhah najis (Syiah), kalian akan mendapatkan apa yang belum pernah kalian perhitungkan sebelumnya, dari kekuatan yang dimiliki oleh Mujahidin Islam di Syam, hingga mereka membuat kalian merasakan adzab yang pedih.

Mereka tidak menginginkan daulah yang sama dengan daulah bani Umayyah, karena daulah bani Umayyah telah mengakhiri kejayaan Majusi (Persia), karena daulah bani Umayyah telah menghancurkan kepala-kepala mereka, karena daulah bani Umayyah telah mendirikan kebenaran, keadilan dan tauhid.

Na’am, kami bangga di daulah bani Umayyah yang memiliki pusat ibukota di Damaskus.

Bangkitlah dan datanglah wahai Mujahidin dengan memberikan pertolongan kepada saudara kalian.

Bangkitlah dan datanglah dengan memberikan pertolongan kepada saudara kalian.

Kami, Liwa al-Islam, menyambut Mujahidin dari seluruh dunia untuk menjadi wali dan penolong kami, sehingga mereka dapat bertempur bersama kami dan menjadi satu kesatuan dalam barisan Sunnah, Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam yang meninggikan Panji Tauhid setinggi-tingginya, hingga kehinaan dan kehancuran menimpa kaum Majusi (Persia) sang musuh Allah dan sampai menyucikan Syam dari kenajisan dan kebusukan mereka.

Bangkitlah dan datanglah untuk memberikan pertolongan kepada (dalam membantu) saudara kalian, wahai orang-orang Mukmin.

Bangkitlah dan datanglah untuk memberikan kemenangan kepada (dalam membantu) saudara kalian, wahai orang-orang Mukmin.

Untuk surga yang telah menunggu kalian. Semoga Allah Tabaraka wa Ta’ala bersama kalian dan tidak pernah lalai akan amalan kalian.

[https://www.youtube.com/watch?v=yleJxQRlQqI]

29 September 2013

Sehingga terbentuklah Jaisy al-Islam dengan gabungan 43 Liwa dan Kataib yang dipimpin oleh Muhammad Zahran bin Abdillah Allusy.


Jaisy al Islam Jabhah al Islamiyyah

Alhamdulillah, segala puji hanyalah milik Allah yang telah memperkuat kaum Mukminin dengan agama-Nya, dan menghinakan kaum kafirin serta menjadikan hina dan kecil atas orang-orang yang melanggar perintah-Nya.
Dan aku bersaksi bahwa tidak ada Illah yang berhak disembah selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Wa ba’du...
Mengumumkan Liwa dan Kataib (yang bergabung dalam Jaisy al-Islam), antara lain:


1-لواء الإسلام.
2- لواء جيش الإسلام.
3- لواء جيش المسلمين.
4- لواء سيف الحق.
5- لواء نسور الشام.
6- لواء بشائر النصر.
7- لواء فتح الشام.
8- لواء درع الغوطة.
9- كتائب الصديق.
10- لواء توحيد الشام.
11- كتائب جنوب العاصمة.
12- لواء بدر.
13- لواء عمر بن عبد العزيز.
14- لواء جند التوحيد.
15- لواء سيف الإسلام.
16- لواء عمر بن الخطاب.
17- لواء معاذ بن جبل.
18- لواء الفاروق.
19- لواء الزبير بن العوام.
20- لواء ذي النورين.
21- لواء الأنصار.
22- لواء حمزة.
23- لواء الدفاع الجوي.
24- لواء المدفعية والصواريخ.
25- لواء المدرعات.
26- لواء الإشارة.
27- لواء الظاهر بيبرس.
28- لواء سيف الحق.
29- لواء مغاير القلمون.
30- لواء عبد الرحمن.
31- لواء المرابطين.
32- لواء البادية.
33- لواء أنصار السنة.
34- لواء أهل البيت.
35- لواء شهداء الأتارب.
36- لواء جبهة الساحل.
37- لواء عين جالوات.
38- كتائب أنصار التوحيد.
39- كتائب المجاهدين.
40- كتائب صقور أبي تجانة.
41- كتائب السنة.
42- كتائب الأنصار.
43- كتائب البراء بن عازب.

Jaisy al Islam Jabhah al Islamiyyah

12 November 2013

Beirut, Asharq Al-Awsat – Jaisy al-Islam (Tentara Islam) faksi oposisi Suriah, yang terdiri dari 60 kelompok perlawanan dalam melawan pemerintahan Bashar al-Assad, telah menegaskan kembali keberatannya atas rencana untuk konferensi perdamaian internasional mengenai konflik Suriah di Jenewa.

Konferensi, yang didukung oleh Amerika Serikat, Rusia dan PBB yang dijuluki sebagai "Jenewa II," awalnya direncanakan akan berlangsung di akhir bulan, tapi sekarang telah ditunda untuk waktu yang tidak terbatas. Hal ini juga telah dikritik oleh beberapa kelompok pejuang Suriah, terutama kelompok Islam.

Koordinator politik Jaisy al-Islam, Muhammad Allusy, mengatakan kepada Asharq al-Awsat pada hari Senin bahwa "solusi politik harus ditentukan dari lapangan, bukan dari pihak asing," dan bahwa konferensi Jenewa II sudah cukup fokus pada tujuan kelompok oposisi bersenjata, yaitu termasuk "menjatuhkan rezim dan sidang anggota (kabinetnya)nya."

Jaisy al-Islam dibentuk pada bulan September di bawah kepemimpinan Zahran Allusy, komandan faksi Islam Liwa al-Islam yang berbasis di pedesaan sekitar Damaskus. Organisasi awalnya terdiri dari 43 kelompok milisi, tetapi telah berkembang menjadi 60 (milisi).

"Sudah lebih dari 175 lamaran kelompok pertempuran yang diterima oleh komandan Jaisy al-Islam dan saat ini sedang dipertimbangkan," kata Allusy, menambahkan: "Kondisi yang paling penting untuk bergabung adalah memiliki perilaku yang baik, mengikuti ajaran umum Islam, dan menerima struktur tentara dan mekanisme dalam pengambilan keputusan."

Dia mengatakan bahwa keputusan militer pada operasi Jaisy al-Islam dicapai melalui konsultasi antara Dewan Syura -yang terdiri dari ahli hukum syariah dan komandan militer- dan ruang operasinya dipimpin oleh Zahran Allusy.

Allusy mengatakan kepada Asharq al-Awsat bahwa para pejuang Jaisy al-Islam kebanyakan adalah warga Suriah, dan memiliki sejumlah besar senjata berat, termasuk artileri dan rudal.

Dia berkata: "Senjata-senjata tersebut berhasil diraih dari pasukan pemerintah," dan membantah bahwa pihak asing mendukung Jaisy al-Islam, meskipun ia mengatakan bahwa ada beberapa sumbangan dari orang-orang yang mendukung revolusi Suriah telah mencapai mereka.

Allusy mengklaim bahwa Jaisy al-Islam berhasil karena mengikuti pendekatan yang terkoordinasi dalam membuat keputusan militer, dan tidak seperti unit oposisi lainnya yang tidak menargetkan kota-kota atau daerah pemukiman lainnya, namun lebih memilih untuk menyerang pangkalan tentara reguler, mengatur (strategi) untuk mengambil alih kontrol lebih dari 40 pangkalan tentara di daerah Ghuthah Timur.

Meskipun organisasi ini mengklaim dalam mengikuti ajaran-ajaran Islam, dilaporkan bahwa (organisasi) ini lebih moderat dibandingkan dengan kelompok seperti Daulah Islam di Irak dan Suriah serta Jabhah an-Nusrah, di mana keduanya berafiliasi dengan al-Qaeda.

Allusy membantah adanya hubungan antara Jaisy al-Islam dan kelompok-kelompok tersebut, tetapi ia juga mengatakan bahwa "Tidak ada perbedaan pendapat dengan mereka."  Ia mengatakan: "Jika terdapat perbedaan pendapat di antara kami, maka kami akan membawa mereka ke lembaga syariah dan komite konsiliasi."

[www.aawsat.net/2013/11/article55322150]


Muhammad Zahran bin Abdillah Allusy

Seperti yang sudah aku katakan sebelumnya, bahwa demokrasi yang kami lihat saat ini di dunia adalah sebuah kediktatoran bagi yang kuat. Kami tidak percaya bahwa demokrasi sama dengan keadilan, hal tersebut adalah sebuah khayalan.

Kami menolak untuk memiliki prinsip supra-konstitusional demokrasi yang dipaksakan kepada rakyat Suriah.

Sebenarnya, kami mengetahui dari orang-orang yang berada di negeri kami, bahwasanya kaum Muslimin mendambakan kehidupan yang penuh dengan keadilan di bawah Syariat Islam.

Daulah yang kami berusaha untuk mendirikannya akan muncul, yang berasal dari kehendak rakyat kami, yang menginginkan al-Quran dan as-Sunnah.


[https://www.youtube.com/watch?v=Rv8FNZkFz_k]

Kemudian terbentuklah Jabhah al-Islamiyyah yang menyatukan kekuatan besar Mujahidin Suriah.

Jaisy al Islam Jabhah al Islamiyyah


Pengumuman Penyatuan Mujahidin Suriah bersama para pemimpinnya


[https://www.youtube.com/watch?v=hQ3TMx18wHQ]

Struktur Jabhah al-Islamiyyah :

Ketua Majlis Syura
Ahmad Isa al-Syaikh
Shuqur al-Syam
Wakil Ketua
Abu Umar Huraitan
Liwa at-Tauhid
Sekretaris Jenderal
Abu Ratib
Liwa al-Haq
Ketua Dewan Syariah
Abu al-Abbas
Harakah Ahrar al-Syam
Ketua Biro Politik
Abu Abdillah al-Hamawi
Harakah Ahrar al-Syam
Pimpinan Militer
Muhammad Zahran Allusy
Jaisyul Islam

[islam-army.com/subject/show/548]

Jaisy al Islam Jabhah al Islamiyyah

Inggris dan sekutunya telah mengalami kemunduran baru dalam upaya mereka untuk membentuk aliansi militer pro-Barat untuk melawan Presiden Bashar al-Assad Suriah dan al-Qaeda dengan pembelotan dari tiga pejuang terkemuka.

Dua orang, yaitu Ahmad Isa al-Syeikh dan Muhammad Zahran Allusy, adalah pemimpin dari Jabhah al-Islamiyyah yang baru, sebuah kelompok yang mewakili faksi non-al-Qaeda Islam garis keras, (Jabhah al-Islamiyyah) termasuk (kelompok) yang menginginkan negara Syariah yang ketat. Mereka menerbitkan dokumen yang mengatakan bahwa mereka tidak lagi bagian dari Dewan Militer Tertinggi Free Syrian Army (FSA), sayap militer yang didukung oleh Barat yang mendukung Syrian National Coalition (SNC).

[www.telegraph.co.uk/news/worldnews/middleeast/syria/10498477/Leading-Syrian-rebels-defect-dealing-blow-to-fight-against-al-Qaeda.html]


Pandangan Muhammad Zahran bin Abdillah Allusy terhadap Jabhah an-Nusrah dengan memanggil mereka sebagai saudara.

[https://www.youtube.com/watch?v=sG3Pf42GE2w]