Tuesday, May 06, 2014

// // Leave a Comment

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani Biharul Anwar [Goresan Pena Tanya Syiah Part 9]

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani

Kalimat “Sufyani” mungkin bagi teman-teman masih terdengar asing di telinga, namun bagi simpatisan Syiah Rafidah yang berada di Indonesia, kalimat “Sufyani” sangatlah populer. Atau mungkin ada teman-teman juga yang pernah membaca sebuah judul artikel di sebuah blog Syiah Rafidhah yaitu “Menara Sufyani di Jantung Mekkah”.

Lalu siapakah “Sufyani” itu? Dan apa saja sepak terjangnya sehingga membuat Syiah Rafidhah di seluruh dunia begitu antusias dalam menggembor-gemborkan kalimat “Sufyani”. Goresan ini akan Tanya Syiah berikan judul “Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani” dan Goresan ini diGoreskan dengan bersumber dari riwayat-riwayat Kitab Suci Syiah Rafidhah yaitu Biharul Anwar al-Majlisi (Pendeta Syiah Rafidhah) yang akan dilampirkan pada akhir Goresan.

THE PROMISED MAHDI
Allamah Muhammad Baqir al-Majlisi
English Translation of Biharul Anwar, Volume 13 (Old
Edition)/Volumes 51-52-53 (New Edition)
Kitabul Ghaibah Book of Occultation
Imam Mahdi (a.t.f.s.) – the twelfth Imam of the Twelver Shia
Part II
Translator
Sayyid Athar Husain S.H. Rizvi
Ja’fari Propagation Centre
Mumbai – 400 050 - India
The Promised Mahdi 2
Title : The Promised Mahdi (English Translation of Biharul Anwar
volumes on Imam Mahdi a.s.) – Part II
Author : Allamah Muhammad Baqir al-Majlisi (r.a.)
Published : Ja’fari Propagation Centre
94, Asma Manzil, Room no. 10, Bazar Road, Opp. Khoja
Masjid, Bandra (W), Mumbai – 400 050. India
Tel.: 91-22-26425777, E-mail: jpcbandra@yahoo.com

“Sufyani” menurut keyakinan Syiah Rafidhah adalah keturunan Abu Sufyan, dikarenakan kedengkian dan hasadnya kaum Syiah Rafidhah terhadap para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, maka mereka akan berusaha merusak pintu-pintu ilmu al-Qur’an dan as-Sunnah yang bersumber dari riwayat-riwayat yang diriwayatkan oleh para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, salah satunya adalah dengan mendoktrin para pengikut Syiah Rafidhah dengan kalimat “Sufyani”. Dan juga karena Abu Sufyan, Hindun dan Mu’awiyyah Radhiyallahu ‘anhum merupakan pintu pertama dalam menjaga para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, jika pintu pertamanya telah jebol, maka celaan dan hinaan serta pengkafiran akan merambat ke Abu Bakr, Umar, Utsman dan ‘Aisyah serta para Shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam lainnya Radhiyallahu ‘anhum.

Sebenarnya bagi Tanya Syiah kalimat “Sufyani” dan “Suryani” cukup beda tipis perbedaannya, antara huruf (ف)/(f) dan (ر)/(r), dikarenakan “Sufyani” muncul di Damaskus di negeri Suuriyah/Suriah/Syria yang memiliki bahasa resmi Suryan. Ia “Sufyani” adalah penguasa Syam yang zhalim, lalim, bengis dan bejat serta keburukan lainnya yang melekat pada dirinya. Kemudian Syiah Alawi Nushairiyyah as-SuryaniSyiah Rafidhah Ushuliyyah Imamiyyah 12 al-KhurasaniSyiah Rafidhah Hizbullah Bendera Kuning dari Barat pun akan berlomba-lomba dalam kerusakan.

Tragedi yang terjadi di Suriah yang saat ini masih berlangsung semenjak bulan Maret 2011 telah membuat hati ini luka dikarenakan saudara-saudara Muslimnya telah diculik dan dibunuh, anak-anak kecil telah dibantai, para wanita Muslimah telah direnggut kehormatannya dengan diperkosa. Perbuatan keji dan kejam tersebut telah dilakukan oleh Syiah Alawi Nushairiyyah as-Suryani yaitu Bashar Assad as-Suryani yang telah didukung oleh Syiah Rafidhah Ushuliyyah Imamiyyah 12 al-Khurasani & Syiah Rafidhah Hizbullah Bendera Kuning dari Barat.

"Akan ada tiga kemunculan dalam satu tahun, satu bulan dan satu hari : Sufyani, Khurasani dan Yamani. Panji petunjuk tidak akan berada di antara mereka, kecuali panji Yamani, karena dia akan menyeru (orang) untuk kebenaran.”
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 106-107]

Sehingga sangat jelaslah menurut riwayat Syiah Rafidhah kalau Syiah Rafidhah Ushuliyyah Imamiyyah 12 al-Khurasani tidak berada di atas panji petunjuk melainkan penjahat bengis dan kejam dengan menumpahkan darah kaum Muslimin.

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani

"Jika Engkau telah melihat Sufyani, Engkau telah melihat orang yang paling mengerikan. Dia adalah merah, pirang dan biru. Dia akan berkata: Ya Tuhanku, aku akan membalas dendam bahkan jika Aku harus pergi ke neraka. Tingkat kejahatannya adalah dia akan mengubur hidup-hidup ibu budaknya sehingga dia tidak dapat mengungkapkan keturunan aslinya.”
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 103]

Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani sangatlah kejam dan biadab dalam melakukan pembunuhan terhadap Kaum Muslimin. Mereka (Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani) melakukan pembalasan dendam terhadap Kaum Muslimin atas keimanan mereka (Kaum Muslimin) dalam beriman dan Tauhid kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Mereka (Kaum Muslimin) dipaksa untuk bersyahadat “Tidak ada Tuhan selain Bashar Assad” dan mereka pun (Kaum Muslimin) dibunuh dengan cara dikubur hidup-hidup oleh Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani agar kejahatannya tidak terekspos ke dunia luar.


25/04/2012 Homs – al-Qussair
Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani mengubur hidup-hidup seorang aktivis dikarenakan ia akan mengirimkan video untuk TV Aljazeera

Menit 00:45
Muslim yang dikubur hidup-hidup berkata, “Tidak ada Illah yang berhak disembah selain Allah
Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani berkata, “Tidak ada Illah yang berhak disembah selain Bashar

[https://www.youtube.com/watch?v=sL-QHGtCKBc]

Bashar Assad as-Suryani sang Penguasa Damaskus memiliki sebuah Agama yaitu Agama Syiah Alawi Nushairiyyah yang merupakan salah satu sekte dari sekte-sekte Syiah Rafidhah Imamiyyah 12 al-Khurasani.

Alawi

Para Alawi, yang juga dikenal sebagai Alawi (Alawīyyah Arabic: [علوية]) adalah sebuah kelompok agama mistis terkemuka yang berpusat di Suriah serta yang mengikuti cabang Syiah Imamiyah. Alawi memuja Ali (Ali bin Abi Thalib) dan nama "Alawi" berarti pengikut Ali. Sekte ini diyakini didirikan oleh Ibnu Nusayr, pada abad ke-8. dengan alasan ini, Alawi kadang-kadang disebut sebagai "Nusayris" (Nuayrī Arabic: [نصيرية]). Nama lainnya adalah, "Ansari" (al-Anāriyyah), yang diyakini menjadi kesalahan abjad dari kalimat yang sebelumnya. Saat ini, Alawi merupakan 12% dari populasi Suriah dan merupakan minoritas yang signifikan di Turki dan Lebanon utara. Ada juga masyarakat yang tinggal di desa Ghajar dalam sengketa Dataran Tinggi Golan. Mereka sering bingung dengan Alevis Turki, yaitu sekte Syiah yang lain.

Asal Usul

Asal usul Alawi telah diperdebatkan. Cerita rakyat setempat menyatakan bahwa Alawi adalah keturunan dari para pengikut Imam kesebelas, Hasan al-Askari (w. 873), dan muridnya Ibnu Nusayr (w. 868). Sekte keagamaan Alawi tampaknya diselenggarakan oleh pengikut Muhammad Ibnu Nusayr, yang dikenal sebagai Al-Khaībī, yang meninggal di Aleppo sekitar 969 AD.

Pada 1032, cucu Al-Khaībī dan muridnya, al-Tabarani, pindah ke Latakia, yang kemudian dikendalikan oleh Kekaisaran Bizantium. Al-Tabarani menjadi berpengaruh terhadap keimanan Alawi melalui berbagai tulisan dan perubahannya terhadap penduduk pedesaan di Pegunungan Pesisir Suriah atas keimanan Alawi.

Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, beberapa sarjana Barat percaya Alawi adalah keturunan dari orang-orang Timur Tengah kuno seperti Kanaan dan orang Het.

[en.wikipedia.org/wiki/Alawites]

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani

Huzaifah Yamani mengatakan bahwa setelah Nabi (saw) menjelaskan kekacauan yang akan terjadi antara orang-orang dari timur dan barat. Yang Mulia, mengatakan : Mereka akan terlibat dalam kejahatan ini ketika Sufyani akan muncul dari lembah Yabis dan menjangkau Damaskus.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 84]

Ketika Prancis menguasai penuh Suriah pada tahun 1920, maka didirikanlah negara Alawi dengan mandat Prancis. Mereka (Syiah Alawi Nushairiyyah) terkonsentrasi di wilayah Latakia yang bersebelahan dengan Yabis Idlib Suriah.

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani
Peta menunjukkan sebuah negara di bawah mandat Perancis dari tahun 1921-22 (negara Alawi berwarna ungu)

Negara Alawi

Ketika Prancis mulai menguasai sepenuhnya atas Suriah pada tahun 1920, sebuah Negara Alawi diciptakan di daerah pesisir dan pegunungan yang membentuk desa yang paling banyak dihuni oleh Alawi, Perancis membenarkan hal tersebut dengan menampakan perbedaan antara orang gunung “belakang”, dan hal ini lebih diterima oleh Sunni. Divisi ini juga dimaksudkan untuk melindungi orang-orang Alawi dari mayoritas yang lebih kuat yaitu seperti Sunni.

Perancis juga membentuk negara seperti Lebanon Besar untuk Kristen Maronit, dan Jabal al-Druze untuk Druze. Aleppo dan Damaskus juga dipisahkan menjadi negara. Di bawah mandat tersebut, banyak kepala suku Alawi mendukung gagasan Negara Alawi terpisah dan mencoba untuk mengubah otonomi mereka ke kemerdekaan.

Para Alawi mendorong Prancis untuk bergabung dengan kekuatan militer mereka, untuk memberikan penyeimbang bagi mayoritas Sunni, yang lebih bermusuhan dengan pemerintahan mereka. Namun, menurut sebuah surat tahun 1935 (yang ditulis) oleh menteri perang Prancis, Perancis menganggap Alawi, bersama dengan the Druze, sebagai satu-satunya "ras yang suka berperang" di wilayah mandat.

Daerah ini adalah rumah bagi populasi sebagian besar pedesaan, tapi sangat heterogen. Keluarga-keluarga pemilik tanah dari kota pelabuhan Latakia, dan 80 % dari penduduk kota, adalah Muslim Sunni, tetapi di daerah pedesaan, 62 % dari populasi adalah petani Alawi. Ada banyak sentimen separatis Alawi di wilayah tersebut. Hal ini dibuktikan dengan surat yang berasal dari tahun 1936 dan ditandatangani oleh 80 pemimpin Alawi. Surat itu ditujukan kepada Perdana Menteri Perancis, dan mengatakan bahwa "orang Alawi menolak digabungkan ke Suriah dan berharap untuk tinggal di bawah perlindungan Perancis." Di antara penandatangan itu terdapat Sulaiman Ali al-Assad, ayah dari Hafez al-Assad.

Pada bulan Mei 1930, Negara Alawi dinamai "Pemerintah Latakia." Ini adalah salah satu dari sangat sedikitnya konsesi yang dibuat untuk nasionalis Arab sebelum tahun 1936. Namun demikian, pada tanggal 3 Desember 1936, Negara Alawi tersebut kembali dimasukkan ke Suriah sebagai konsesi oleh Prancis ke Blok Nasionalis, partai yang berkuasa dari pemerintah Suriah semi-otonom. Hukum tidak akan diterapkan hingga tahun 1937.

[en.wikipedia.org/wiki/Alawites]

Bashar Assad as-Suryani adalah seorang yang berkecimpung di dalam politik yang berhaluan Arab Sosialis yaitu Partai Ba’ath Suriah yang didirikan oleh Salah al-Din al-Bitar, Michel Aflaq (seorang Greek Orthodox Christianity) dan dibantu oleh Zaki al-Arsuzi (seorang Ateis).

Arab Sosialis Partai Ba'ath - Wilayah Suriah (Arab: حزب البعث العربي الاشتراكي - قطر سوريا Hizb Al-Ba'ath Al-Arabi Al-Ishtiraki - Qutr Suriya), Cabang resmi Regional Suriah, adalah neo-Ba'athist, organisasi regional yang didirikan pada tanggal 7 April 1947 oleh Michel Aflaq, Salah al-Din al-Bitar dan pengikutnya yaitu Zaki al-Arsuzi. Ini adalah pertama kalinya cabang regional Partai Ba'ath Asli (1947-1966) yang sebelum perubahan kesetiaan kepada gerakan Ba'ath yang didominasi Suriah (1966-sekarang) setelah 1966 yaitu perpecahan dalam Partai Ba'ath asli. Partai ini telah memerintah Suriah secara terus menerus sejak Kudeta Suriah 1963 yang membawa Partai Ba'ath berkuasa. Fungsi partai Ba'ath adalah sebagai partai dominan Suriah.

[en.wikipedia.org/wiki/Arab_Socialist_Ba'ath_Party_–_Syria_Region]

"Sufyani akan datang dari wilayah Romawi dalam penyamaran seorang Kristen. Sebuah salib akan menggantung dari lehernya dan dia akan memimpin kelompok.”
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 112]

Bashar Assad as-Suryani pun telah mendapatkan kalung penghargaan dari dunia Internasional yang menggantung di lehernya.

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani
Presiden Suriah Bashar al-Assad mengenakan “Grand Collar” National Order yaitu (kalung) Salib Selatan, ditemani oleh Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva, 30 Juni, 2010

Prestasi dan Penghargaan Bashar Assad as-Suryani

Penghargaan atau Tanda Jasa Bashar Assad as-Suryani
Negara
Tanggal
Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani
(Kalung) Salib Knight Grand of the Royal Order of Francis I
 Italy
21 March 2004
Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani
(Kalung) Salib Knight Grand with Collar of the Order of Merit of the Italian Republic
 Italy
11 March 2010
Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani
Collar of the Order of the Liberator
 Venezuela
28 June 2010
Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani
(Kalung) Salib Grand of the National Order of the Southern
 Brazil
30 June 2010
Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani
Grand Cordon of the National Order of the Cedar
 Lebanon
31 July 2010
High Medal of Honor of the Islamic Republic of Iran
 Iran
2 October 2010

[en.wikipedia.org/wiki/Bashar_al-Assad]

Ketika Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani sang penguasa Damaskus mempertahankan dinasti tangan besinya dengan memberlakukan undang-undang darurat militer semenjak tahun 1980-an yang sebelumnya telah menewaskan ribuan orang, maka rakyatnya pun menggelar demonstrasi damai untuk perubahan atas kediktatoran penguasa Damaskus tersebut. Namun Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani membunuhi dan membantai kaum Muslimin Suriah, yang di kemudian hari kaum Muslimin mempertahankan diri dari kekejaman Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani dengan melakukan pemberontakan serta menyeru kepada Daulah Islamiyyah yang berdasarkan al-Qur’an dan as-Sunnah.

Ketika mereka memasuki Damaskus, itu akan menjadi tanda untuk kemunculan Sufyani dan sebelumnya seseorang akan menggelar pemberontakan dan menyeru orang-orang untuk Keluarga Muhammad (as).
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 105]

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani

REPUBLIKA.CO.ID, WASHNGTON – Amerika Serikat (AS) telah minta pada Suriah untuk melakukan pengendalian diri dan untuk tidak melakukan kekerasan menyusul laporan-laporan Rabu (16/3) bahwa sejumlah demonstran telah dilukai oleh polisi-polisi yang berpakaian preman di Damaskus. “Kami prihatin dengan laporan hari ini mengenai pemrotes-pemrotes yang terluka dan ditahan di Suriah dan kami minta pada pemerintah Suriah untuk melakukan pengekangan diri dan untuk tidak melakukan kekerasan,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Mark Toner.

Lebih dari 20 demonstran telah ditangkap di ibu kota Damaskus pada hari kedua demonstrasi yang jarang terjadi karena dilarang menurut undang-undang darurat Suriah yang telah diberlakukan sejak 1963. Puluhan keluarga para tawanan politik berdemonstrasi untuk meminta pembebasan mereka Rabu, sehari setelah sekitar 200 orang turun ke jalan untuk meminta keleluasaan dan kebebasan politik.

“Bebaskan tawanan,” para demonstran bernyanyi di Lapangan Marjeh di Damaskus pusat ketika beberapa aktivis hak asasi manusia bergabung dengan mereka, kata wartawan AFP dan beberapa saksi.

Polisi dan agen-agen keamanan dalam pakaian sipil telah menjaring pengunjuk rasa, dan empat demonstran muda ditangkap dan dibawa dengan cepat dengan mobil, kata sumber-sumber itu. Amnesty International mengatakan agen-agen keamanan berpakaian biasa telah memukuli beberapa demonstran dan menangkap sedikitnya 30 orang. Wanita, anak-anak dan orang tua termasuk di antara mereka yang dipukul, menurut Amnesty.

[http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/11/03/17/170179-pesan-as-untuk-suriah-saat-menghadapi-demonstran]

Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani telah mengusir penduduk Barat (Syam) dari Suriah ke luar negaranya, sehingga rakyatnya pun mengungsi ke negara-negara terdekat yaitu Libanon, Yordan, Turki, Irak dan Mesir.

Tiga kelompok akan berangkat dari Damaskus untuk merebut kekuasaan. Satu akan dipimpin oleh seseorang di atas kuda belang-belang, yang lainnya pada kuda merah dan seorang laki-laki dari keturunan Abu Sufyan yang akan membawa semua orang ke Damaskus dan mengusir orang-orang dari barat ke Mesir.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 105]

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani

Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani sang penguasa Damaskus telah melakukan tindakan represif dengan memberlakukan undang-undang darurat militer, sehingga semua orang Syam akan tunduk kepada penguasa Syam tersebut kecuali orang-orang yang beriman.

Imam Mahdi (as) akan memiliki mata menonjol, rambut keriting dan akan ada tahi lalat di pipinya. Ia akan muncul dari timur, tapi sebelum itu Sufyani akan muncul di Syam. Dia (Sufyani) akan memerintah hanya sembilan bulan. Semua orang Syam akan tunduk padanya, kecuali orang beriman yang sangat sedikit, yang masih akan menjaga kebenaran dan yang Allah melindungi dari mengikutinya.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 146]

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani

Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani membalas dendam terhadap orang-orang beriman dengan kejam dan keji serta bejat dengan membunuh, menculik/menghilangkan, memperkosa, membunuh anak-anak kecil dan menghancurkan masjid-masjid kaum Muslimin.

Tentara Sufyani akan berbaris ke Kufah dan membunuh siapa saja yang berada di hadapannya, termasuk anak-anak
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 115]


Video Kekejaman Bashar Assad as-Suryani dalam membantai anak-anak
[https://www.youtube.com/watch?v=AH3yjYuBvDI]

"Sesungguhnya munculnya Sufyani adalah sesuatu yang pasti dan hal itu akan berlangsung di bulan Rajab."
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 101]

Cukuplah bahwa Sufyani akan membalas Kalian terhadap musuh Kalian. Ini adalah salah satu tanda-tanda untuk Kalian. Meskipun ia adalah pendosa, tetapi Kalian akan aman untuk satu atau dua bulan setelah kemunculan, hingga ia membunuh banyak banyak orang selain Kalian.”
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 42]

Pada bulan pertama dan kedua terhitung dari tanggal 15 Maret 2011, Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani telah melakukan pembunuhan 200 orang, penculikan/penghilangan 350 orang, pemerkosaan dan pembantaian. Kemudian di bulan ketiga yaitu bulan Rajab, semakin bengislah Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani dalam membantai rakyatnya.

Huzaifah Yamani mengatakan bahwa setelah Nabi (saw) menjelaskan kekacauan yang akan terjadi antara orang-orang dari timur dan barat. Yang Mulia, mengatakan : Mereka akan terlibat dalam kejahatan ini ketika Sufyani akan muncul dari lembah Yabis dan menjangkau Damaskus. Lalu ia akan mengirim pasukan ke timur dan satu lagi ke Madinah dan mereka akan berkemah di Baghdad, kota sial Babel dan membunuh lebih dari 300 orang dan memperkosa 100 wanita. Mereka juga akan menghilangkan 300 orang dari Bani Abbas.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 84]

Pemerkosaan yang dilakukan oleh Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH-- Ulama Saudi memperbolehkan wanita Suriah yang hamil akibat diperkosa, melakukan aborsi. Sebab menurutnya perkosaan adalah salah satu kejahatan paling keji pada perempuan.

Konflik kekerasan yang terjadi di Suriah beberapa bulan terakhir membuat banyak wanita Suriah diperkosa. Mereka diduga diperkosa oleh geng seperti milisi atau pasukan yang setia pada Presiden Bashar al-Assad.

[www.republika.co.id/berita/internasional/timur-tengah/12/06/13/m5jgpc-ulama-saudi-bolehkan-wanita-suriah-aborsi]


Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani
Menit 00:00
Saya adalah “Pengrekrut Ahmad” Ibrahim dari kota Abu Kamal
Saya melakukan operasi militer di Homs
Saya mengakui bahwa saya membunuh para demonstran dan memperkosa beberapa wanita di kota Rastan dan sekitarnya

[https://www.youtube.com/watch?v=eyFvmBF1Sgc]

Penangkapan yang dilakukan oleh Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani

Perempuan Suriah Memprotes Penangkapan 350 orang Warga Desa Beida
Rabu, 13 April 2011, 20:45 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, DAMASKUS – Para pembela hak asasi manusia (HAM) mengatakan ratusan perempuan Suriah yang melihat penangkapan massal para pria penduduk desa Beida, turun ke jalan raya utama di kota pesisir Suriah, Rabu (13/4). Mereka menuntut pembebasan para tahanan.

Lembaga HAM Suriah menyebutkan setidaknya 350 orang ditangkap, dan para perempuan Beida, sekitar sepuluh kilometer di sebelah selatan kota Banias, turun ke jalan meminta dibebaskan keluarga mereka yang ditangkap aparat keamanan dan para pendukung rezim Bashar Al-Asad.

[http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/11/04/13/ljlfj2-perempuan-suriah-memprotes-penangkapan-350-orang-warga-desa-beida]

Pembunuhan yang dilakukan oleh Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani

Oposisi Suriah: 200 Demonstran Tewas
Selasa, 12 April 2011, 10:16 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,AMMAN–Satu gerakan hak asasi manusia penting Suriah mengatakan korban tewas setelah kurang dari sebulan demonstrasi di negara itu telah mencapai 200 dan meminta Liga Arab untuk menjatuhkan sanksi terhadap hirarki yang berkuasa. “Pemberontakan di Suriah telah meningkat, sementara 200 orang tewas, ratusan luka-luka dan sejumlah sama ditangkap,” kata kelompok Deklarasi Damaskus dalam sepucuk surat yang dikirim Senin ke sekretariat jendral Liga Arab.

[http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/11/04/12/ljirs6-oposisi-suriah-200-demonstran-tewas]


Kekejaman Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani Bunuh Warga Di Rumah Di Jalan Orang Tua Perempuan dan Anak anak
[https://www.youtube.com/watch?v=ejegim5xbJg]


Pembantaian Banias Suriah oleh Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani
[https://www.youtube.com/watch?v=qqpR9JAL1GI]

Banias Memanas, Aparat Keamanan Siap Siaga
Rabu, 13 April 2011, 19:41 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, BANIAS - Pasukan keamanan Suriah memperketat pengepungan atas kota pesisir Banias dan menyerang desa-desa dan rumah-rumah warga di sekitarnya, Rabu (13/4). 

Pada saat yang sama, demonstran memperbarui seruan turun ke jalan menentang Presiden Bashar Al-Asad melalui situs-situs internet.

Sebuah kantor berita internasional melaporkan, sebuah desa yang terletak tenggara Banias diserbu aparat keamanan dan orang-orang bersenjata, yang mengakibatkan sedikitnya lima orang terluka.

Kantor berita ini mengutip kesaksian warga setempat, bahwa desa mereka diserang dengan senapan mesin secara acak oleh aparat keamanan dan “As-Shabihah”, sebuah istilah yang disematkan para demonstran terhadap warga Suriah yang mendukung pemerintahan Al-Asad. “Peluru yang mereka tembakkan ke arah kami bagaikan hujan,” kata seorang warga.

Pasukan keamanan Suriah juga telah menangkap puluhan orang dan menggelandang mereka ke sebuah tanah lapang di tengah desa lalu memaksa mereka meneriakkan yel-yel yang mendukung Presiden Asad: “Nyawa dan darah kami korbankan untukmu, wahai Bashar!”

[http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/11/04/13/ljlclb-banias-memanas-aparat-keamanan-siap-siaga]

Ketika Roma dan Turk menyerang Kalian, ketika tentara siap dan bahwa Khalifah dari Kalian yang menimbun kekayaan meninggal. Ia digantikan oleh orang yang jujur ​​, tetapi dalam beberapa tahun kesetiaannya, dia diberhentikan dari mana ia diangkat (dari Khurasan). Turk dan Roma bertempur satu sama lain dan pertempuran kemarahan ada di mana-mana.
Turk akan berkemah di Hira dan Roma akan berkemah di Palestina dan Hamba Allah akan berbaris maju sampai kedua tentara berhadapan di sungai Qurqisa dan pertempuran yang parah akan terjadi.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 104-105]

Bangsa Turk (Uni Soviet) akan beraffiliasi ke Syiah Rafidhah Hira Semenanjung Irak dan Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani pun akan beraffiliasi ke Syiah Rafidhah Hira Semenanjung Irak.

Sedangkan Romawi akan beraffiliasi ke wilayah yang berada di Palestina, hingga pasukan Romawi (Amerika & Eropa), Turk (Negara Pecahan Uni Soviet), Syiah Rafidhah Hira Semenanjung Irak dan Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad Suryani serta Syiah Rafidhah Ushuliyyah Imamiyyah 12 al-Khurasani serta Syiah Rafidhah Hizbullah Bendera Kuning dari Barat akan saling bertempur satu sama lain.


Ahmad Badreddin Hassoun Mufti Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani

Ketika rudal pertama menggempur Suriah, maka semua putra dan putri dari Lebanon dan Suriah akan berangkat untuk menjadi bom-syahid di Eropa dan di tanah Palestina.

Saya katakan kepada seluruh Eropa dan Amerika Serikat :
Kami akan mempersiapkan bom-syahid yang sudah berada di antara kalian, jika kalian mengebom Suriah atau Lebanon.

Mulai sekarang, "mata diganti dengan mata dan gigi diganti dengan gigi, dan dia yang melakukan penyerangan pertama kali adalah salah," dan kalian adalah orang-orang yang memperlakukan kami dengan ketidakadilan.

Saya katakan kepada setiap orang Arab dan setiap manusia :
Jangan berpikir bahwa orang-orang yang akan melakukan bom-syahid di Perancis, Inggris, atau Amerika Serikat, adalah orang-orang Arab dan Muslim. Mereka akan menjadi Jules Jammal yang baru atau Muhammad al-Durrah yang baru. Mereka semua akan menjadi seperti orang-orang benar (yang berasal dari masa lalu).

Saya mohon kepada kalian untuk tidak mendekati negara kami.

[https://www.youtube.com/watch?v=ID1aL61IuEA]

REPUBLIKA.CO.ID,Oleh Nasihin Masha
Pertempuran di Suriah tak hanya membakar negeri itu, tapi juga memanaskan Timur Tengah. Bahkan, di Indonesia.

Gelombang demokratisasi di Suriah seolah sedang buntu. Secara geopolitik, negeri ini menjadi simpul kepentingan Rusia dan Iran. Bahkan, Cina ikut mendukung rezim Assad karena Cina memiliki perjanjian untuk saling mendukung dengan Rusia. NATO dan sekutunya terlibat aktif untuk menggulingkan Assad walau tak mengirim pasukan secara langsung.

[http://www.republika.co.id/berita/kolom/resonansi/13/06/27/mp1z7l-umat-di-indonesia-dan-fitnah-di-seputar-suriah]

Wilayah Harasta pun akan ditenggelamkan oleh Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani dengan pemboman secara masif.

"Amirul Mukminin (as) berkata : "Ketika dua tombak (dua tentara) tidak setuju di Syam, itu tidak akan berakhir kecuali dengan tanda dari Allah" Dia bertanya: "Apa itu, wahai Amirul Mukminin (as)?" Dia berkata : "ini adalah gempa bumi di Syam, di mana lebih dari seratus ribu orang akan binasa. Allah akan menjadikannya sebagai rahmat bagi orang yang beriman dan siksaan atas orang-orang kafir. Ketika itu terjadi, Kalian akan melihat pengendara kuda abu-abu dengan bendera kuning yang datang dari barat sampai berhenti di Syam. Akan ada teror besar dan kematian merah. Kemudian Kalian akan melihat tenggelamnya salah satu desa dari Damaskus yang disebut Harasta. Kemudian anak pemakan hati akan keluar dari lembah Yabis untuk duduk di mimbar Damaskus. Setelah itu Kalian mengharapkan kemunculan Mahdi (as)."
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 147]


Rekaman video penghancuran & penenggelaman Harasta dengan pemboman yang dilakukan oleh Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani
[https://www.youtube.com/watch?v=V_OsL5JqtqE]

NEW YORK, KOMPAS.com — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan lebih dari 100.000 orang tewas dalam konflik Suriah. Sekretraris Jenderal PBB Ban Ki-Moon, Kamis (25/7/2013), menyerukan sebuah konferensi perdamaian untuk menghentikan kekerasan dari dua kubu yang bertikai di negara itu.
[internasional.kompas.com/read/2013/07/26/0331592/PBB.Korban.Konflik.Suriah.Lebih.dari.100.000.Jiwa]

Ketika kekejaman dan kekejian Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani dalam membantai rakyatnya telah terekspos ke seluruh dunia, maka Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani menyangkalnya dengan menuduh sebagai pembohong, serta Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani pun akan menuduh Allah sebagai pembohong juga.

"Kami dan keturunan Abu Sufyan adalah dua rumah yang bertentangan satu sama lain berkaitan dengan Allah SWT. Kami mengatakan bahwa Allah SWT telah mengatakan kebenaran dan mereka mengatakan bahwa Allah telah berbohong.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 88]


Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani
Menit 00:40
Baath adalah agamaku, dan Tuhanku adalah Bashar Assad

Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani menuduh Allah berbohong untuk melakukan pembuktian
Menit 00:55
Aku tantang kalian dan Dzat yang menciptakan kalian (Allah Subhanahu wa Ta’ala) untuk membuktikan bahwa pasukan keamanan Suriah yang bertanggung jawab dalam membunuh wanita tersebut

Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani
Menit 01:10
Siapapun yang menyudutkan kami hingga ke pojok, maka kami akan menyudutkan kembali bahkan kepada Allah yang telah menciptakan dia (dan menyudutkannya) ke pojok

Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani
Menit 01:25
Kami menyembah Bashar Assad sebelum kami menyembah Allah

[https://www.youtube.com/watch?v=j7gjlM7_WkI]

Setelah itu Iblis, semoga Allah mengutuknya, akan menyeru pada di akhir hari bahwa: Sesungguhnya, kebenaran adalah dengan Sufyani dan para pengikutnya. Jadi pada saat itu orang-orang yang cenderung untuk kepalsuan akan jatuh ke dalam keraguan.”
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 103-104]

Kemudian muncullah para Iblis penyeru kesesatan untuk mempersekutukan/syirik kepada Allah dalam menyerukan untuk mendukung Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani sebagai Tuhan.

Penyeru tersebut adalah Iblis pembantu Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani.

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani


Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani mempermainkan shalat
[https://www.youtube.com/watch?v=RwXV1E0MIy8]


Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani
Menit 01:20
Katakan, “Tidak ada Tuhan selain Bashar Assad
Tidak ada Tuhan selain Bashar Assad
Tidak ada Tuhan selain Bashar Assad

Tidak ada Tuhan selain Maher Assad
Tidak ada Tuhan selain Maher Assad
Tidak ada Tuhan selain Maher Assad

[https://www.youtube.com/watch?v=4i3xIFHpDNA]

Arab Spring telah melanda negeri Arab yang bermula dari arah Barat yaitu Tunisia, Libya, Mesir dan sekarang yang masih berlangsung pertempuran antara al-Haq dan al-Bathil di Suriah yaitu antara Kaum Muslimin bertempur melawan Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani. Serta merta Syiah Rafidhah Ushuliyyah Imamiyyah 12 al-Khurasani mendukung dan membantu kekejaman dan kekejian Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani yang kemudian hari ketika Imam Mahdi atau al-Qaim al-Masih ad-Dajjal Imam Mahdi al-Muntazhar Syiah Rafidhah muncul, maka Syiah Rafidhah Ushuliyyah Imamiyyah 12 al-Khurasani akan tersadar bahwa mereka telah mendukung dan membantu kekejaman dan kekejian Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani dikarenakan :

Sufyani akan berada di lembah Ramla pada waktu itu. Ketika kedua pasukan bertemu, itu akan menjadi hari pertukaran.
Itulah orang-orang Syiah yang berada di tentara Sufyani akan keluar dan bergabung dengan pasukan Imam Mahdi (as) dan mereka Sufyani yang ada dalam tentara Imam Mahdi (as) akan keluar dan bergabung dengan Sufyani. Itu adalah hari pertukaran.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 121]


Syiah Rafidhah Ushuliyyah Imamiyyah 12 al-Khurasani Iran yang membantu Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani tertangkap oleh Mujahidin Muslim Suriah, dan termehek-mehek (bencong)
[https://www.youtube.com/watch?v=z2aWl1tobCs]

Bani Kalab pun akan membantu Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani dalam membunuh dan membantai rakyatnya dan memperkosa para wanita dan membunuh anak-anak.

Tahun itu akan penuh peristiwa di mana-mana yang berasal dari arah barat. Negara pertama yang akan hancur adalah Syam. Lalu orang-orang tidak akan setuju dan membaginya menjadi tiga tentara, tentara merah, tentara belang-belang dan tentara Sufyani. Bani Kalab akan menemani Sufyani karena mereka berhubungan dengan dia dari sisi ibu. Sufyani dan teman-temannya akan menundukkan Bani Zambul Himar dan membunuh mereka dengan cara yang paling mengerikan dari siapa pun dari Bani Zambul Himar yang memasuki Damaskus, akan dibunuh bersama dengan teman-temannya.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 118]

Ada empat persekutuan Alawi yaitu -Kalbiyya, Khaiyatin, Haddadin, dan Matawirah- masing-masing terbagi menjadi suku-suku. Alawi terkonsentrasi di wilayah Latakia Suriah, dengan memperluas daerah utara ke Antiokhia (Antakya), Turki, dan di sekitar Homs serta Hama
[en.wikipedia.org/wiki/Alawites]


Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani
Menit 00:20
Siapa Tuhanmu? Bukankah Tuhanmu adalah Bashar?! Siapa Tuhanmu?

Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani
Menit 01:30
Siapa Tuhanmu? Bukankah kau ingin melawan Alawi? Dasar anjing
Siapa Tuhanmu? Kau ingin melawan Alawi
Katakan bahwa Bashar adalah Tuhanmu

[https://www.youtube.com/watch?v=GScsqn1YnEk]

Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani telah melakukan penindasan dan pengkhianatan terhadap rakyatnya. pengusiran dari rumah mereka, sehingga terpisah dari keluarga, dirampasnya hak-hak dan kehormatan mereka dan kebajikan telah didistorsi oleh Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani.

Sesungguhnya kita semua bersaksi dan semua Muslim akan bersaksi bahwa hak Kami telah tertindas dan kami setia dan kami dikhianati. Kami telah diperlakukan salah, tersinggung, diusir dari rumah kami, terpisah dari keluarga kami, dirampas hak-hak kami dan kehormatan kami dan kebajikan telah didistorsi oleh orang-orang jahat. Demi Allah, kami tidak gagal. Dukung kami dan semoga Allah mendukung Kalian!”
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 119]


Kaum Muslimin Suriah Terusir Dari Syam Oleh Kekejaman Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani
[https://www.youtube.com/watch?v=V5Sj7PXhE4U]

Serta Syiah Rafidhah Irak pun tidak mau ikut ketinggalan dalam membunuhi Kaum Muslimin. Mereka Syiah Rafidhah Irak yang berpusat di Sungai Tigris Baghdad Irak akan mengirim pasukannya untuk menyerang Mekkah dan Madinah, di mana mereka (Syiah Rafidhah Irak yang berpusat di Sungai Tigris Baghdad Irak) beraffiliasi dengan Syiah Rafidhah Ushuliyyah Imamiyyah 12 al-Khurasani.

Sufyani dan anak buahnya akan berangkat dari sana dan mereka hanya akan menargetkan Keluarga Muhammad (as) dan Syiah mereka. Dengan demikian ia akan mengirim tentara ke Kufah, di mana sejumlah besar Syiah akan dibunuh atau ditombak. Seorang tentara akan datang dari Khurasan, yang akan turun di tepi Tigris. Dia akan mengirim batalion menuju Madinah di mana seorang pria akan dibunuh, kemudian Imam Mahdi (as) dan Mansur akan meninggalkan Madinah dan semua pengikut Keluarga Muhammad (as) akan ditangkap dan dipenjarakan. Kemudian tentara akan keluar dalam mencari mereka. Imam Mahdi (as) akan lari dari sana dalam ketakutan seperti Nabi Musa (as) dan berangkat ke Mekah.
Tentara Sufyani akan tenggelam di padang pasir dan tidak satupun dari mereka akan lolos dari kematian kecuali satu yang akan menyampaikan berita.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 119]


Pendeta Syiah Rafidhah Irak
Kami telah menyiapkan pasukan, Insya Allah kami akan shalat di Haramain Syarifain (Mekkah dan Madinah)

Pembawa Acara
Aku tidak paham perkataan anda. Apa yang anda maksud? Apa kalian akan shalat di Haramain, apakah pasukan ini akan memerangi Haramain Syarafain?

Pendeta Syiah Rafidhah Irak
Kami akan menghancurkan tatanan Saudi yang kafir ateis dan semua tatanan yang memerangi Islam dan menyiapkan rakyatnya untuk memerangi Islam dan Nabi serta membela Israil dan Amerika

Pembawa Acara
Bagaimana anda memerangi mereka?

Pendeta Syiah Rafidhah Irak
Aku katakan bahwa Imam (al-Qaim al-Masih ad-Dajjal Imam Mahdi al-Muntazhar Syiah Rafidhah) sebentar lagi akan keluar, dan akan keluar Insya Allah dan kami akan pergi bersamanya ke Saudi Arabia untuk membebaskan Haramain dari mereka

[https://www.youtube.com/watch?v=6EuFXuT0kPo]

Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani juga akan mengirim pasukannya untuk menyerang Mekkah dan Madinah, hingga mereka (Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani) sampai di padang pasir antara Mekkah dan Madinah, maka mereka (Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani) akan dibenamkan ke dalam tanah/bumi.


Menantang pihak Saudi :
"Jika Pangeran Bandar bin Sultan pernah berpikir untuk mengancam Bashar Al Assad, seperti pemboman Gunung Qassioon [lokasi kediaman presiden], kami akan menghancurkan Mekah di hadapan semua orang di dalam kota," sumpah Dr.Fayez Shukir, Sekretaris Daerah Arab Ba'ts Partai di Lebanon, di saluran OTV Beirut Selasa.

"Tapi Mekah adalah kota suci," sela pewawancara tertegun.

"Jadi kenapa? Mekkah , Riyadh dan Jeddah, aku bicara strategi," tegas Simpatisan Baath Lebanon.

"Siapa yang akan memerangi Mekkah, Hizbullah? Iran?" tanya George Jasmine di Talk OTV tentang program Harian.

[https://www.youtube.com/watch?v=c1j11i9UIKU]

Bahkan Syiah Rafidhah Hizbullah bendera kuning dari barat (Libanon Syam) pun ikut melakukan kerusakan dalam membantu Syiah Alawi Nushairiyyah Bashar Assad as-Suryani.

"Setelah itu akan ada gempa bumi yang mengerikan di Syam, yang akan menjadi berkah bagi orang-orang beriman, tetapi hukuman bagi orang-orang kafir. Seratus ribu akan mati karena itu. Ketika ini terjadi, Kalian akan melihat tentara menunggang kuda merah datang dari barat, melambai-lambaikan bendera kuning dan memasuki Syam.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 112]

Kalian akan melihat pengendara kuda abu-abu dengan bendera kuning yang datang dari barat sampai berhenti di Syam. Akan ada teror besar dan kematian merah.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 147]

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani


Keterlibatan Syiah Rafidhah Bendera Kuning dari Barat (Syam Libanon) dalam membunuhi kaum Muslimin Suriah.
[https://www.youtube.com/watch?v=TDec3_-XqY0]

Syiah Rafidhah yang berada di Hira dan sungai Tigris Baghdad Irak telah melakukan konspirasi dengan Amerika dan sekutunya dan dibantu oleh Syiah Rafidhah Ushuliyyah Imamiyyah 12 al-Khurasani dalam membantai Kaum Muslimin di Irak. Bahkan Mereka (Syiah Rafidhah) membunuhi Kaum Muslimin yang memiliki nama Ahlul Bait yaitu ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha.

Sufyani memasuki semenanjung. Kemudian Yamani akan bergerak dan mengambil alih apa pun yang orang dapat kumpulkan.
Lalu dia akan datang ke Kufah dan membunuh para pengikut dan pendukung Keluarga Muhammad (as), sebaliknya, ia juga akan membunuh orang yang dinamai mereka (Ahlul Bait).
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 105]


Wakil Presiden Bidang Hukum dan Parlemen Iran Mohammad Ali Abtahi
Menit 00:40
Ini adalah bantuan utama Iran yang pertama membantu Amerika menjatuhkan Taliban dan al-Qaeda. Ia adalah mustahil tanpa bantuan Iran.

Presiden Iran Mohammad Khatami
Menit 01:02
Taliban merupakan musuh kami, Amerika menyatakan bahwa Taliban juga merupakan musuh mereka. Jika mereka menjatuhkan Taliban, ia akan memenuhi kehendak Iran.
Menit 02:45
Saya memberitahunya, mari kita mengulangi pengalaman Afghanistan di Iraq

[http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=G7gPCEvbk7Q]


Penelepon Irak
Assalamu’alaikum Warahmatullah

Wahai saudaraku... Aku sedang menelepon dari Baghdad
Wahai Syaikh Muhammad, ribuan wanita dan laki-laki Ahlus-Sunnah datang kepadaku, mereka memberikan kepadaku satu tanggung jawab mengenai kepercayaan, mereka berkata jika orang-orang Islam akan dibunuh dan dihancurkan, maka siapakah yang akan membantu kita? Kemudian siapakah yang akan membantu kita atas kejahatan dan penyiksaan.

Para wanita kami dipenjara, orang-orang Ahlus-Sunnah dibunuh, kehormatan atas Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, agama Nabi, janggut dibakar, orang dewasa dilempar ke dalam api dan dibakar, mereka yang lebih tua dipukul dengan senjata pemburu pada pundak mereka. Saya juga disiksa (karena mereka menginginkan) saya menyumpah serapah dan melaknat Ummul Mukminin ‘Aisyah dan ayahku Abu Bakar... ayahku... ayahku... Dengan wajah mana aku akan hidup di dunia ini? Mereka meletakkan kotoran pada janggutku

Wahai Ahlus-Sunnah! Selamatkan saudaramu dari Rafidhah (Syiah). Demi kehormatan Muhammad... Demi kehormatan Nabi... Orang yang memerlukan bantuan dari Islam.

Wanita kami diculik, demi kehormatan dan kemuliaan Ahlus Sunnah.

Mereka (Syiah Rafidhah) memberhentikan kami di jalanan dan membakar kami hidup-hidup, karena di antara kami ada yang bernama Abu Bakar, Umar dan Utsman dan serta mereka yang bernama shahabat Nabi.

Mereka (Syiah Rafidhah) menyuruh kami supaya melaknatAisyah, ketika kami enggan, mereka memotong jari-jari kami.

Aku telah melihat gadis muda diperkosa, ia berkata “Aku bersumpah, aku masih perawan, Wallahi aku adalah penghafal al-Qur’an

[https://www.youtube.com/watch?v=3c8Wd2k4hcw]

Sedangkan Madinah merupakan sumber ilmu dan Islam. Oleh karena itu Syiah Rafidhah tidak menyetujuinya, sehingga mereka (Syiah) akan menyeru satu sama lain sebagai pembohong dan akan meludahi wajah satu sama lain. Madinah dan Mekah merupakan kota keimanan, di mana para ulamanya atau ahli ilmu sangat giat mengajarkan al-Qur’an dan menyebarkan Sunnah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam.

“Apa yang akan Engkau lakukan jika waktunya datang kepada Engkau yaitu di antara dua masjid, di mana ilmu akan terikat sebagaimana ular terikat dalam lubangnya dan Syiah tidak akan menyetujui (berselisih) di antara mereka, mereka (Syiah) akan menyeru satu sama lain sebagai pembohong dan akan meludahi wajah satu sama lain?”
Aban mengatakan :”Kebaikan seperti apa dalam kejadian tersebut (menyeru pembohong & meludahi wajah masing-masing syiah)? ”Dia berkata:”Semua kebaikan akan berada di peristiwa tersebut (menyeru pembohong & meludahi wajah masing-masing syiah),”
Dia mengatakannya tiga kali dan hal tersebut berarti pembebasan akan dekat.”
Hal yang sama juga diriwayatkan oleh Muhammad bin Yaqub Kulaini dari beberapa teman-temannya dari Ahmad bin Muhammad dari Hasan bin Ali bin Washsha dari Ali Husain bin Aban dari Taghlib dari Abu Abdullah Imam Shadiq (as).
Juga dalam kitab yang sama ada sebuah riwayat dari Aban bin Taghlib bahwa Imam mengatakan :”Wahai Aban, waktunya akan datang kepada orang-orang, di mana ilmu akan terikat di antara dua masjid sebagaimana ular terikat dalam lubangnya, seperti apakah mereka ketika dalam kondisi seperti itu, bintang mereka akan bersinar kepada mereka,”
Aban mengatakan :”Semoga aku menjadi tebusan Anda! Apa yang harus kami lakukan dan apa yang akan terjadi kemudian?”
Dia berkata:”Simpanlah apa yang telah Engkau simpan hingga Allah mendatangkan pemiliknya (permasalahan ini).”
Penulis mengatakan : Dalam Al-Kafi, yaitu Batsha di antara dua masjid itu disebutkan sebagai Batsha. Ini merupakan implikasi terhadap tentara Sufyani dan dominasi mereka antara Mekkah dan Madinah (Batsha berarti serangan mendadak). Ini adalah kiasan untuk peristiwa yang akan berlangsung antara Mekah dan Madinah dan ilmu akan pergi bersembunyi. Atau karena penindasan yang tidak adil tersebut akan disembunyikan.
Ibnu Atsir Jazari mengatakan : Hadits ini berarti bahwa Islam akan berada dalam persembunyian di Madinah yaitu seperti ular bersembunyi di sebuah lubang. Yaitu berkumpul dengan sendirinya dan masuk bersembunyi.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 36-37]

Kemudian Imam Mahdi atau al-Qaim al-Masih ad-Dajjal Imam Mahdi al-Muntazhar Syiah Rafidhah akan ketakutan serta menghilang dan Syiah Rafidhah yang suka Taqiyyah aka Dusta akan diuji apakah mereka (Syiah Rafidhah) akan menerima Imam Mahdi atau tidak. Mereka (Syiah Rafidhah) akan terjatuh dalam keraguan dikarenakan Imam Mahdi yang muncul tidak sesuai dengan riwayat mereka yaitu Imam Mahdi akan memiliki mata menonjol, rambut keriting dan muncul dari timur.

Imam Mahdi (as) akan memiliki mata menonjol, rambut keriting dan akan ada tahi lalat di pipinya. Ia akan muncul dari timur, tapi sebelum itu Sufyani akan muncul di Syam.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 146]

Aku berkata kepada Abu Abdullah Imam Shadiq (as) bahwa Abu Ja'far, Baqir (as) sering mengatakan:”Qaim keturunan Muhammad akan hilang dua kali, satu akan lebih panjang dari yang lain."
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 57]

“Akan ada keghaiban terhadap Qaim sebelum kemunculannya kembali” Aku bertanya :”? Mengapa begitu” Dia menjawab :”Dia takut.”Dan dia menunjuk ke arah perutnya, menyiratkan bahwa ketakutan Qaim akan hidupnya. Lalu ia berkata : ”Wahai Zurarah, dan dia adalah seseorang yang ditunggu-tunggu dan dia adalah seseorang yang kelahirannya mereka ragukan. Kemudian beberapa orang akan berkata : Ayahnya meninggal yang merupakan pewaris dan beberapa orang akan berkata : Dia berada di dalam rahim ibunya ketika ayahnya meninggal. Beberapa orang lain akan menyatakan bahwa ia lahir dua tahun sebelum ayahnya meninggalnya. Dan dia adalah yang ditunggu-tunggu, tapi Allah SWT suka untuk menguji Syiah. Ini adalah waktunya ketika orang-orang dusta akan jatuh dalam keraguan.”
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 47-49]

Setelah itu Imam Mahdi akan muncul dan Panji Imam Mahdi akan dipegang oleh Shuaib bin Salih dari Samarqand Uzbekistan, dan bukan dipegang oleh Persia Iran.

Setelah itu Imam Mahdi (as) akan muncul dan panjinya akan dipegang oleh Shuaib bin Salih.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 105]

"Aku berkata kepada Ali bin Husain (as): Jelaskan kepadaku mengenai munculnya Mahdi dan beritahu aku tentang bukti dan tanda-tandanya. Dia berkata: Sebelum kedatangan beliau, seorang pria akan muncul yang namanya Auf Salmi, di tanah Jazira, yang akan tinggal di Tikrit dan akan dibunuh di Masjid Damaskus, setelah itu akan muncul Shuaib bin Salih dari Samarqand.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 110]

Syiah Sufyani Bashar Assad as Suryani

Al-Qaim al-Masih ad-Dajjal Imam Mahdi al-Muntazhar Syiah Rafidhah akan keluar dari Timur yaitu Khurasan Sijistan/Sistan Iran yang memiliki Mata yang Menonjol dan Berambut Keriting.

Imam Mahdi (as) akan memiliki mata menonjol, rambut keriting dan akan ada tahi lalat di pipinya. Ia akan muncul dari timur, tapi sebelum itu Sufyani akan muncul di Syam.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 146]

Pada saat itu bumi akan tenggelam di tiga tempat : satu di timur, satu di barat dan ketiga di Semenanjung Arab. Dan Basra akan hancur di tangan salah satu dari keturunan Engkau. Orang hitam akan mengikutinya dan orang dari keturunan Hasan akan menggelar pemberontakan dan Dajjal akan muncul; yang akan keluar dari Sajistan di timur dan Sufyani akan muncul.
[The Promised Mahdi, Biharul Anwar Vol 50,51,52 Page 171]