Wednesday, July 30, 2014

// // Leave a Comment

Khadafi Zalim Rezim Syiah al Fathimiyyah

Khadafi Zalim Rezim Syiah al Fathimiyyah


Khadafi Menit 00:00 – 02:57

Sesungguhnya Daulah Fathimiyyah yang baru adalah tanah air kita, sejarah kita dan warisan kita.
Kita telah membangun Daulah Fathimiyyah dan akan membangunnya untuk kali kedua.

Ini adalah Daulah kami dan tidak ada seorang pun yang berhak menolaknya.
Siapapun yang menolak perkara ini adalah seperti anjing yang menggonggong.

Ini adalah Daulah kita yang telah didirikan di tanah ini, ia telah didirikan oleh nenek moyang kita.
Dan kita memiliki hak (membangunnya) jika memiliki kemampuan.

Kairo tidak akan mampu keluar dari takdir Fathimiy.
Kairo adalah kota al-Mu’iz Billah.
Kairo didirikan oleh Fathimiyyun.

Jika bukan karena Fathimiyyun maka tidak ada Kairo atau Mesir.

Siapakah itu Mesir sebelum Fathimiyyun? Ia adalah Iskandariyah dan Piramid.
Fathimiyyun memilih Mesir, hatinya ummat, menjadikan ibu kotanya dan membangun Kairo.
Kairo adalah 100% Fathimiyyah.

Siapa yang mampu untuk mengeluarkan identitas Fathimiy di Kairo?

Siapakah itu al-Azhar? Ia adalah Masjid Fathimah az-Zahrah.
Tidak ada lulusan al-Azhar yang belajar di sana mampu menukar identitas mereka, al-Azhar merupakan bagian dari kota Fathimiyyah.
Jika tidak ada Fathimiyyun maka tidak ada al-Azhar, apa artinya al-Azhar? Al-Azhar artinya adalah Masjid Fathimah az-Zahrah.

Periksa kembali budaya dan hari kalian, Afrika Utara seluruhnya adalah Syiah.

Sekarang mereka berkata, Syiah adalah Iran dan Sunnah adalah Arab.
Ini adalah penipuan sejarah terbesar, kebenaran telah terang benderang bagaikan matahari di siang hari.
Dari mana datangnya tafsiran ini? Lucu dan menyedihkan di saat yang bersamaan, yaitu Daulah Syiah didirikan di Iran dan sebaliknya (Sunnah) di dunia Arab.

Daulah Syiah yang pertama dalam sejarah adalah Daulah Fathimiyyah di Afrika Utara.

Ahlul Bait telah diberi keagungan hak Illahi untuk menjadi pemimpin dan Imam, ini adalah akar permasalahan hari ini.

Hari ini kita tidak dapat menerima siapa pun di dunia Arab yang memimpin dengan al-Qur’an atau Agama, melainkan ia harus dari keturunan Ahlul Bait. Atau pun, ia yang memimpin (bukan keturunan Ahlul Bait) maka tidak memiliki nilai, tidak memiliki hak yang sah dari hukum syar’i selamanya. Ia mengangkat keranjang dari bawah kakinya, semoga ia jatuh ke dalam lubang yang dalam dan pergi ke Neraka.

[https://www.youtube.com/watch?v=o2sJaq8WDjc]

Namun akhirnya Khadafi Zalim Rezim Syiah al Fathimiyyah telah tewas dengan cara yang mengenaskan.

[https://www.youtube.com/watch?v=fvSb2TQKWY8]

Lalu siapakah Fathimiyyun? Daulah Fathimiyyah didirikan oleh seorang Yahudi yang mengaku Ahlul Bait, yaitu Abu Muhammad ‘Ubaidillah al-Mahdi.

وَقَدْ كَانُوا مُمَالِئِينِ لِلْفَاطِمِيِّينَ الَّذِينَ نَبَغُوا في هذه السنة ببلاد إفريقية من أرض المغرب، ويلقب أمير هم بِالْمَهْدِيِّ، وَهُوَ أَبُو مُحَمَّدٍ عَبِيدُ اللَّهِ بْنِ ميمون القداح.
Mereka (Syiah al-Qaramithah) telah bersekutu dengan al-Fathimiyyun (Syiah) di tahun ini (317 Hijriyah) yang berada di Afrika yaitu dari bumi Maghrib. Julukan pemimpin mereka adalah al-Mahdi, ia adalah Abu Muhammad ‘Ubaidillah bin Maimun al-Qidah.

وقد كان صباغاً بسلمية، وكان يهودياً فادعى أنه أسلم ثم سافر من سلمية فدخل بِلَادِ إِفْرِيقِيَّةَ، فَادَّعَى أَنَّهُ شَرِيفٌ فَاطِمِيٌّ،  
Dahulunya ia adalah tukang celup kain di Sullamiyah. Ia adalah seorang Yahudi dan mengaku bahwa ia telah masuk Islam, kemudian melakukan perjalanan dari Sullamiyah menuju negeri Ifriqiyyah (Tunisia Afrika Utara). Ia mengaku bahwasanya ia adalah Syarif (keturunan mulia) Fathimiy.

[Al-Bidayah wa an-Nihayah 11/183, al-Hafizh Ibnu Katsir]