Tuesday, September 09, 2014

// // Leave a Comment

Kamuflase Syiah di Gaza Palestina

Kamuflase Syiah di Gaza Palestina

Suara Palestina,

Gaza City, 9/9. Hubugan Hamas dan iran syiah hizbullah, dari Gaza pesan bagi NGO Indonesia.

Di tahun 2006, Hamas pernah Berjaya di Libanon dan pada zaman itu para pemuda Palestina berbondong-bondong pergi ke Libanon untuk berlatih, dan sebagian diberi kesempatan untuk berlatih di iran. itu dulu..


Setelah mereka berlatih di Libanon, serentak 2 tahun lalu syiah iran menyodorkan surat permohonan untuk membuka cabang syiah di Gaza dengan biaya USD 250.000.000 (lebih dari Rp.250.000.000 Triliun), akan tetapi di tolak oleh pihak Hamas dan Muqowamah di Gaza. Misi membuka kantor cabang syiah di Gaza gagal, setelah itu iran dan hizbullah tidak lagi memberikan bantuan kepada Hamas. Di tambah lagi hizbullah mengirim tentara ke Suriah untuk berperang di Suriah, hubungan Hamas dan iran serta syiah hizbullah semakian tidak jelas. 

Kekuatan militer pejuang Palestina di Gaza di dominasi oleh Brigade Izzuddien Alqossam, di perkirakan 90 % adalah Brigade Izzuddien Alqossam, sedangkan sisanya itu campuran mulai dari Jihad Islami, Brigade Abo Ali Mustofa, Saraya Alquds, Alwiyah Annaser Salahuddien dll.

Wilayah Gaza dikuasai oleh Hamas dan memiliki sayap militer yaitu Brigade izzuddien Alqossam, apakah pernah petinggi Hamas Khalid Misyal berkomentar resmi terkait peran iran dan syiah hizbullah di Gaza ? 

Apakah pernah Juru Bicara Brigade Izzuddien Alqossam Abo Obaydah dalam konfrensi persnya mengatakan peran iran dan peran syiah hizbullah di Gaza ? dan jika ada konfrensi persnya Abo Obayda pasti ada logo TV2 resmi, dan tidak pernah berbicara terkait bantuan iran dan syiah hizbullah.

Jika iran masih memberikan bantuan, kenapa sudah hampir 1 th ini para pekerja atau karyawan di Gaza belum menerima gaji, yang mana di tahun-tahun sebelumnya masih dibayar oleh iran.

Jika iran dan hizbullah merasa bahwa warga Palestina di Gaza adalah seiman dan seakidah dengan landasan Alqur’an, Assunnah dan bantu karena mencari Ridho Allah swt sematan, kenapa harus koar-koar bahwa kami yang bantu Palestina ? berjuang karena Allah swt saja, tak perlu pamer..surga tak butuh legalitas dan nama, surge butuh darah, nyawa,keikhlasan dan niat bersih untuk membela agama Allah swt.

Berita yang saya tulis, menuai protes dari NGO asal Indonesia dan para relawannya, protes mereka di atas landasan beberapa video yang tersebar.

Semua video murni di sebarkan oleh TV-TV SYIAH. Terkait video : 

Video 1 : https://www.youtube.com/watch?v=xKHpTTvfAIQ&feature=youtube_gdata_player

- Video tsb di sebarkan oleh Stasiun TV resmi milik syiah.
- Video tsb adalah video lama yaitu th 2012 dan perhatikan suara pembicara dan gerakannya tidak seirama/tidak sama.
- Pembicara di video tsb tidak tertulis siapa namanya.
- Jika benar itu juru bicara resmi, maka harus ada logo TV di semua micro phone.

Video 2 : https://www.youtube.com/watch?v=GqCTasJo1-g&feature=youtube_gdata_player
- Stasiun tsb adalah stasiun TV resmi milik Syiah.

Video 3 : https://www.youtube.com/watch?v=IoO9sDyJPNY&feature=youtube_gdata_player
- Stasiun tsb adalah stasiun TV resmi milik Syiah.

Teknologi yang di capai oleh MUQOWAMAH di Gaza.

Perkembangan teknologi baik senjata sniper maupun roket yang di kembangkan oleh brigade Alqossam, pada orde Muhamed Mursi masih berkuasa, bukan sebelum Mursi berkuasa atau sesudah.

Al-qossam produksi roket sendiri, Video : https://www.youtube.com/watch?v=k9I6obJoX8E

Dan setelah Muhamed Mursi di lengserkan, pintu Rafah tertutup rapat, semua terowongan sudah di hancurkan, apakah Sisi Presiden Mesir mengijinkan bantuan senjata iran di pasok ke Gaza ? lewat mana ? kan terowongan sudah dihancurkan.

Termasuk orang ke 10 kubu Hamas dan Brigade Alqossam, berpesan kpd NGO Indonesia.
Abo Muhamed, termasuk 10 orang terpilih yang punya wewenang dalam pengambilan keputusan dalam kubu Hamas dan Brigade Izzuddien Alqossam berpesan kepada NGO asal Indonesia, menanggapi isu dan video yang di sebarkan oleh NGO Indonesia : 

Bagi NGO asal Indonesia, janganlah langsung mencaplok, menjustice dari media-media syiah saja, buatlah perbandingan dengan media-media lainnya, beliau juga menambahkan bahwa ambillah patokan dari keputusan-keputusan dari petinggi Hamas dan juru bicara Brigade Alqossam yang notabene mendominasi,menguasai wilayah Gaza seperti khutbahnya Khalid Misyal, Ust. Ismail Haniyah, Mahmud Zahhar, Abo Obayda Juru bicara Briade Alqossam, karena apa yang mereka sampaikan adalah suara yang mendominasi rakyat Palestina khususunya di Gaza, saya khawatir berita-berita tidak seimbanga dari NGO Indonesia tsb terkait MUQOWAMAH di Gaza ini di tanggapi dengan serius oleh pemerintah di Gaza Palestina, karena berita-berita dan foto serta video yang di sebarkan oleh NGO Indonesia tsb sangat sensitive, lagi pula warga Gaza bukan syiah dan tidak pro syiah, sekali lagi saya tegaskan bahwa hubugan Hamas dengan iran serta hizbullah sejak beberapa tahun silam sudah tidak akrab lagi, tegas Abo Muhamed (10 orang petinggi yang berwenang dalam keputusan Hamas dan Brigade Alqossam).

Bang Onim, saran saya bagi NGO Indonesia, tolong jangan asal mengambil keputusan sepihak terkait peran iran dan syiah hizbullah di Gaza hanya karena melihat video yang di sebarkan oleh TV SYIAH, di Gaza sendiri ada pemerintah resmi yaitu Hamas, mereka yang berhak mengambil keputusan. jika kalian NGO Indonesia terus-terusan menyebarkan isu seperti itu saya khawatir pihak Hamas di Gaza salah memahami dengan menyimpulkan bahwa : oh jadi NGO Indonesia menyebarkan isu bahwa Gaza adalah pro syiah, pendukung syiah, makan dan minum mereka dibiayai oleh iran dan hizbullah.. saya tidak mengatakan bahwa Gaza pro syiah, saya tidak mengatakan Gaza pendukung syiah dan saya tidak mengatakan bahwa makan dan minum warga Gaza dibiayai oleh iran dan hizbullah..saya hanya mengkhawatirkan muncul salah tanggap dari pihak Hamas seperti yang saya khawatirkan. Gaza bukan syiah dan tidak pro syiah.

Wahai saudaraku seiman dan se akidah, saring berita sebelum mengambil keputusan, jangan sampai NGO Indonesia yang menyebarkan isu syiah iran dan hizbullah malah di tanda silang oleh pihak Hamas dan Brigade Izzudien Alqossam di Gaza, dan apa yang saya tulis diatas bukan asal tulis, akan tetapi dari sumber resmi dan terpercaya. Mari kita doakan warga Gaza, jangan menambah kisruh dengan isu-isu yang tidak penting, kasian warga Gaza yang sampai saat ini masih merasakan derita akibat korban agresi zionis. Isu yang sangat kecil, ga penting malah di modivikasi sedemikian rupa menjadi besar. malu jika kita dibandingkan dengan pejuang Palestina yang sudah membuktikan, jiwa dan darah mereka sudah dikorban demi Islam dan Alaqsa, kita masih terpaku dengan isu yang tidak penting. Kapan Islam Berjaya. tegas bang Onim. Wassalam

Sebarkan..!

Salam 
Abdillah Onim
Pelayan Umat di bumi Syam Gaza Palestina

[https://www.facebook.com/ismael.abulnasabdillahonim/posts/850416858304337]



Termasuk orang ke 10 kubu Hamas dan Brigade Alqossam, berpesan kpd NGO Indonesia. Abo Muhamed, termasuk 10 orang terpilih yang punya wewenang dalam pengambilan keputusan dalam kubu Hamas dan Brigade Izzuddien Alqossam berpesan kepada NGO asal Indonesia, menanggapi isu dan video yang di sebarkan oleh NGO Indonesia :  Bagi NGO asal Indonesia, janganlah langsung mencaplok, menjustice dari media-media syiah saja, buatlah perbandingan dengan media-media lainnya, beliau juga menambahkan bahwa ambillah patokan dari keputusan-keputusan dari petinggi Hamas dan juru bicara Brigade Alqossam yang notabene mendominasi,menguasai wilayah Gaza seperti khutbahnya Khalid Misyal, Ust. Ismail Haniyah, Mahmud Zahhar, Abo Obayda Juru bicara Briade Alqossam, karena apa yang mereka sampaikan adalah suara yang mendominasi rakyat Palestina khususunya di Gaza, saya khawatir berita-berita tidak seimbanga dari NGO Indonesia tsb terkait MUQOWAMAH di Gaza ini di tanggapi dengan serius oleh pemerintah di Gaza Palestina, karena berita-berita dan foto serta video yang di sebarkan oleh NGO Indonesia tsb sangat sensitive, lagi pula warga Gaza bukan syiah dan tidak pro syiah, sekali lagi saya tegaskan bahwa hubugan Hamas dengan iran serta hizbullah sejak beberapa tahun silam sudah tidak akrab lagi, tegas Abo Muhamed (10 orang petinggi yang berwenang dalam keputusan Hamas dan Brigade Alqossam).

Berikut adalah 3 (tiga) berita yang disajikan oleh bang Abdillah Onim dalam membongkar kamuflase Syiah Rafidhah di Gaza Palestina.

[-] Berita Pertama


UPAYA kelompok Syiah untuk menancapkan eksistensinya di Palestina dilakukan dengan berbagai macam cara. Namun segala upaya itu selalu ditolak oleh Hamas.

Wartawan Indonesia di Gaza, Abdillah Onim, menerangkan, selama lima tahun Iran berencana membuat kantor cabang di Gaza dengan biaya senilai USD 250.000.000. Akan tetapi, rencana Iran ini ditolak keras oleh Hamas.

Langkah serupa juga dilakukan Hizbullah. Garda Syiah itu mengaku siap menggelontorkan bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak Gaza. Dengan syarat di masing-masing tas sekolah anak-anak Gaza dipasang foto Hasan Nasrullah. Hal ini dilakukan agar Syiah bisa eksis di Gaza. Sontak, rencana ini langsung ditolak mentah-mentah oleh Hamas.

“Lagi-lagi ditolak keras oleh pihak Hamas. Sebesar apapun bantuan dan sepenting apapun bantuan yang diberikan kepada warga Gaza jika ada motif tertentu maka di tolak mentah-mentah oleh pemerintah di Gaza,” ujar Onim dalam keterangannya, Sabtu (6/9).

Manuver Syiah di Gaza kembali terulang pada tahun 2011. Menurut informasi yang dikumpulkan Onim, pada akhir tahun 2011 akhir, ada beberapa oknum di Gaza mencoba mengadakan ritual syiah.

Tak lama berselrang, rencana ini kemudian tercium aparat militer di Gaza. 20 orang yang mencoba menggelar ritual Syiah itu langsung ditangkap. Pihak militer di Gaza akhirnya menjatuhkan hukuman kepada mereka.

“Mereka dipukul dengan menggunakan balok dan kayu,” ucap Onim. 

[www.islampos.com/beri-bantuan-asal-syiah-eksis-di-gaza-bantuan-hizbullah-ditolak-hamas-132830/]


[-] Berita Kedua


GAZA, muslimdaily.net – Beredarnya foto lama Hasan Nasrullah yang dipegang oleh oknum pejuang Palestina juga mendapat perhatian dari NGO Lokal dan Asing serta para tokoh Palestina. Berdasarkan laporan Abdillah Onim, mereka heran kenapa foto tersebut tersebar di Indonesia sedang di Gaza tidak. Mereka juga berkeyakinan kalau itu foto lama, jelas Onim.

Padahal menurut mereka sebagaimana disampaikan Onim, sejak blokade yang dilakukan Israel di Gaza, sudah tidak ada lagi pemajangan foto Hasan Nasrullah. Dan apabila ketahuan akan dilarang oleh pihak keamanan, ungkapnya.

“Kata mereka, sejak Gaza di blokade Israel selama 8 tahun, tidak pernah ada kasus pemajangan foto Hasan Nasrullah, jika ketahuan maka dilarang oleh pihak keamanan,” ujarnya melalui surat elektronik, Jumat (05/09).

Sehingga kemudian mereka berkesimpulan bahwa penyebaran foto tersebut bertujuan untuk mengotori nama Hamas dan Brigade Izzuddin Al-Qossam.

“Mereka heran kok ada foto seperti itu, serentak mereka menyimpulkan bahwa foto tersebut adalah usaha menjatuhkan dan mengotori nama Hamas dan Brigade Al-Qossam,” tutur lelaki asal Galela itu.

Mereka juga menuturkan kalau mungkin saja Iran dan Hasan Nasrullah kecewa karena tidak disebut dalam sambutan Khalid Misyal terkait kemenangan Palestina atas agresi 51 hari Zionis Israel. Pidato tersebut disampaikan Misyal di Qatar dan negara-negara lainnya, ungkap Onim

“Sekali lagi kami katakan bahwa pemajangan foto Hasan Nasrullah tersebut adalah oknum bukan atas nama pejuang Palestina,” pungkas Onim mengutip pernyataan dari sumber di Gaza.

Bantuan bersyarat dari Iran dan Hasan Nasrullah yang di tolak oleh Hamas.

Sekitar 5 tahun lalu, pernah pihak Iran berencana membuat kantor cabang mereka di Gaza, dengan biaya senilai USD 250.000.000 (info orang dalam), akan tetapi di tolak keras oleh pihak Hamas, ungkap Abdillah Onim.

Begitu juga pihak Hizbullah pernah berniat memberikan bantuan bagi warga Gaza yaitu berupa bantuan perlengkapan sekolah bagi anak-anak Gaza, tapi dengan syarat yaitu di masing-masing tas sekolah anak-anak Gaza di tempel foto Hasan Nasrullah dan lagi-lagi ditolak keras oleh pihak Hamas (info orang dalam), lanjutnya.

“Sebesar apapun bantuan dan sepenting apapun bantuan yang diberikan kepada warga Gaza jika ada motif tertentu maka di tolak mentah-mentah oleh pemerintah di Gaza,” ujar Onim

Dan pada tahun 2011 akhir, ketua DAQU Indonesia di Gaza itu menceritakan, ada sekelompok orang Gaza mencoba mengadakan ritual syiah di Gaza, dan sebelum hal itu terlaksana pihak militer Palestina sudah mendengarnya. Sehingga oknum yang berjumlah lebih dari 20 orang itu langsung digerebek dan dijatuhi hukuman dengan memukul seluruh anggota tubuh mereka dengan menggunakan balok dan kayu. Kemudian mereka dilarikan rumah sakit Kamal Udwan di Gaza bagian Utara.

“Dan pada saat mereka di rumah Sakit Kamal Udwan bertepatan sekali saat itu bang Onim sedang berada di Rumah sakit tersebut dan saya mendengar langsung dari para pasien,” ceritanya.

[muslimdaily.net/berita/sejak-blokade-zionis-foto-hasan-nasrullah-terlarang-di-gaza.html]

[-] Berita Ketiga


Kamuflase Syiah di Gaza Palestina

GAZA, muslimdaily.net – Terkait beredarnya foto Hasan Nasrullah yang dipegang oleh pejuang Palestina di Gaza mendapat tanggapan dari Abdillah Onim, jurnalis Indonesia di Gaza. Bang Onim mengatakan, kalau latar belakang foto tersebut memang Gaza City, tepatnya di Prapatan Saraya.

“Saya perhatikan foto tersebut dengan seksama dan memang benar foto tersebut adalah di Gaza City tepatnya di Prapatan Saraya,” ujarnya

Hanya saja dia masih penasaran apakah foto tersebut baru saat terjadi agresi Zionis Israel ke Gaza yang berlangsung 51 hari lalu atau foto lama. Setelah membandingkan langsung antara foto dan tempat kejadian, akhirnya dia merasa yakin itu foto lama.

“Papan nama toko-toko yang ada di dalam foto memang benar, akan tetapi ketidakpuasan dan penasaran saya terjawab sudah dan saya yakin foto tersebut adalah foto lama karena pohon-pohon yang ada di foto itu hari ini saya lihat sangat tinggi dan besar batangnya juga rindang daunnya, sedang di foto tersebut pohonnya kecil dan daunnya baru tumbuh,” ungkap Onim kepada redaksi, Jumat (05/09).

Pendiri Radio Suara Palestina itu juga meminta agar umat berhati-hati dalam menyebarkan sebuah kabar, apalagi yang dapat menimbulkan perdebatan dan perpecahan. Menurutnya hendaklah kabar tersebut diklarifkasi dulu kebenarannya.

“Perdebatan yang tidak penting akan membingungkan umat Islam terutama umat Islam di Indonesia, jangan sampai berita-berita dimedia social belum jelas kebenarannya tersebut malah mengecewakan Pejuang Palestina di Gaza khususnya Brigade Izzuddin Al-Qassam,” pungkasnya. 

[muslimdaily.net/berita/foto-hasan-nasrullah-yang-dipegang-pejuang-palestina-ternyata-foto-lama.html]