Thursday, September 04, 2014

// // Leave a Comment

Karbala Kufah Irak Kabah Kiblat Syiah

Karbala Kufah Irak Kabah Kiblat Syiah


Nouri al-Maliki Perdana Menteri Syiah Rafidhah Irak

Dengan izin dari Allah, kami akan meningkatkan (pelayanan) Karbala.
Karena Karbala seharusnya menjadi kiblat bagi dunia Islam, dikarenakan al-Husain berada di dalamnya.
Dan Insya Allah keinginan saya adalah pejabat daerah yang terkait segera mempercepat dalam meningkatkan pelayanan yang diberikan kepada para penziarah Imam al-Husain dalam setiap acara. Dan pelayanan terhadap penziarah Imam al-Husain tidak hanya diberikan untuk acara 10 Muharram atau Arba’in saja. Namun juga (pelayanan diberikan) pada setiap hari Jumat dan bahkan (seharusnya) setiap hari, karena ia (Karbala) merupakan Kiblat dan Kiblat dalam menghadap kepadanya lima kali sehari dan juga al-Husain adalah putra Kiblat ini yang Allah Tabaraka wa Ta’ala telah (memerintahkan) untuk menghadap kepadanya.
[https://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=yacGmPhNc7w&]




بينا نحن ذات يوم حول أمير المؤمنين (عليه السلام) في مسجد الكوفة, إذ قال: يا أهل الكوفة, لقد حباكم الله عز وجل بما لم يحب به أحدا, ففضل مصلاكم,
ولا تذهب الأيام حتى ينصب الحجر الأسود فيه, وليأتين عليه زمان يكون مصلى المهدي من ولدي, ومصلى كل مؤمن, ولا يبقى على الأرض مؤمن إلا كان به أو حن قلبه إليه,
الأمالي - الشيخ الصدوق - الصفحة ٢٩٨
Pada suatu hari kami berada di sekitar Amirul Mukminin (‘alaihi Salam) di Masjid Kufah, ia berkata, “Wahai penduduk Kufah, sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla telah mencintai kalian dengan sesuatu yang Ia tidak pernah mencintai seorang pun (sebelum kalian), yakni keutamaan dalam tempat shalat (Masjid Kufah) kalian.
Dan tidaklah berlalu hari-hari hingga dipasangkan/diletakkan Hajar Aswad di dalam (Masjid Kufah) ini, dan sungguh akan datang atasnya (Masjid Kufah) pada suatu zaman di mana (Masjid Kufah) ini akan menjadi tempat shalat al-Mahdi yang berasal dari keturunanku, serta tempat shalat bagi setiap Mukmin. Tidak tersisa di atas bumi seorang Mukmin pun, kecuali ia menjadikan (Masjid Kufah tempat shalat) atau hatinya sangat mengharapkannya (shalat di Masjid Kufah).
[Al-Amaliy 298, Shaduq Pendeta Syiah Rafidhah]
[shiaonlinelibrary.com/الكتب/1134_الأمالي-الشيخ-الصدوق/الصفحة_296]