Sunday, December 27, 2015

// // Leave a Comment

Video Imam Syiah Lebih Utama Dari Nabi

Video Imam Syiah Lebih Utama Dari Nabi


Abdul Halim al-Gazi Pendeta Syiah Rafidhah al-Imamiyyah Ghulat
Menit 00:50 – 00:60
Para Nabi adalah Syiah (Pengikut) Ahlul Bayt.
Lalu bagaimana bisa, kita membandingkan Syiah (pengikut) dengan Asl (sebab penciptaan).
Para Nabi adalah Syiah (Pengikut) Ahlul Bayt.

Ali al-Korani Pendeta Syiah Rafidhah al-Imamiyyah Ghulat
Menit 01:18 – 01:25
Dan Aqidah kita (Syiah Rafidhah al-Imamiyyah Ghulat) bahwasanya Ahlul Bayt lebih utama daripada seluruh Nabi.

Yaseen al-Musawi Pendeta Syiah Rafidhah al-Imamiyyah Ghulat
Menit 02:15 – 02:46
Akan tetapi ketika kita berkata dengan makna yang demikian, bukan berarti para Nabi lebih utama daripada para Imam.
Al-Majlisi (Pendeta Syiah Rafidhah al-Imamiyyah Ghulat) berkata, “Syiah al-Imamiyyah bersepakat bahwa para Imam 12 adalah lebih utama daripada seluruh Nabi.” Yakni, lebih utama.
Kita (Syiah Rafidhah al-Imamiyyah Ghulat) tidak memiliki perbedaan pendapat bahwa para Imam adalah lebih utama daripada para Nabi.
Jangan takut, jangan Taqiyyah.

[https://www.youtube.com/watch?v=SKETGM8wIAA&feature=youtu.be]

Padahal Allah Ta’ala telah berfirman,

وَتِلْكَ حُجَّتُنَا آتَيْنَاهَا إِبْرَاهِيمَ عَلَى قَوْمِهِ نَرْفَعُ دَرَجَاتٍ مَنْ نَشَاءُ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ (83)
Dan itulah hujjah Kami yang Kami berikan kepada Ibrahim untuk menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa yang Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Rabb-mu Mahabijaksana lagi Maha Mengetahui. [QS. Al-An’aam : 83]

وَوَهَبْنَا لَهُ إِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ كُلًّا هَدَيْنَا وَنُوحًا هَدَيْنَا مِنْ قَبْلُ وَمِنْ ذُرِّيَّتِهِ دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ وَمُوسَى وَهَارُونَ وَكَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ (84)
Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya’qub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. [QS. Al-An’aam : 84]

وَزَكَرِيَّا وَيَحْيَى وَعِيسَى وَإِلْيَاسَ كُلٌّ مِنَ الصَّالِحِينَ (85)
Zakariya, Yahya, ‘Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shalih. [QS. Al-An’aam : 85]

وَإِسْمَاعِيلَ وَالْيَسَعَ وَيُونُسَ وَلُوطًا وَكُلًّا فَضَّلْنَا عَلَى الْعَالَمِينَ (86)
Dan Isma’il, Ilyasa’, Yunus, dan Luth masing-masingnya Kami lebihkan derajatnya di atas umat. [QS. Al-An’aam : 86]